BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Sulawesi Utara hingga Akhir Maret
Cuaca ilstrasi-ANTARA-
DISWAY.ID - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan melanda sejumlah wilayah di Sulawesi Utara hingga Minggu, 29 Maret.
Koordinator Bidang Operasional Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Karina Husna, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan hujan dengan intensitas tinggi yang bisa disertai fenomena cuaca berbahaya.
"Waspada potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang, serta peningkatan akumulasi curah hujan harian," kata Karina Husna di Manado, Selasa.
Ia menjelaskan, kondisi cuaca tersebut dipengaruhi oleh keberadaan siklon tropis Narelle yang terpantau di pesisir utara Australia. Fenomena ini menarik massa udara dari sekitar wilayah Sulawesi Utara, sehingga meningkatkan potensi pembentukan awan hujan.
Selain itu, anomali suhu permukaan laut di Laut Sulawesi yang berada pada kisaran minus 2 hingga plus 2 derajat Celcius turut berkontribusi terhadap peningkatan kandungan uap air di atmosfer.
BMKG juga mencatat nilai Southern Oscillation Index (SOI) berada di angka +12,9 yang berdampak pada meningkatnya aktivitas konvektif di wilayah Indonesia bagian tengah dan timur, termasuk Sulawesi Utara.
Tak hanya itu, gelombang Kelvin ikut memperkuat labilitas udara di kawasan tersebut. Kondisi ini diperparah dengan indeks labilitas lokal yang cukup kuat, sehingga mendukung pertumbuhan awan konvektif di sejumlah daerah.
Untuk sebaran wilayah, Karina menyebutkan potensi cuaca ekstrem pada Selasa diperkirakan terjadi di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara dan Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan.
Sementara pada Rabu, 25 Maret, kondisi serupa berpotensi melanda Kota Bitung, Kabupaten Minahasa, dan Kabupaten Minahasa Utara. Pada Kamis, 26 Maret, potensi cuaca ekstrem diprediksi terjadi di Kabupaten Kepulauan Talaud.
Memasuki Jumat, 27 Maret, wilayah yang perlu diwaspadai meliputi Kota Bitung, Kabupaten Minahasa, dan Kabupaten Minahasa Selatan.
Adapun pada Sabtu, 28 Maret hingga Minggu, 29 Maret, potensi cuaca ekstrem diperkirakan meluas ke Kabupaten Bolaang Mongondow, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, serta Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan.
Masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi cuaca terkini dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi. *
Sumber: