Kakanwil Imigrasi Sulut Tegaskan Tidak Ada Toleransi terhadap Pungli

Kakanwil Imigrasi Sulut Tegaskan Tidak Ada Toleransi terhadap Pungli

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sulawesi Utara, Ramdhani (depan/kemeja putih/ujung kanan) saat mengunjungi Kanim Kotamobagu--

DISWAY.ID - Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sulawesi Utara, Ramdhani, menegaskan komitmen institusinya untuk menjaga integritas serta meningkatkan disiplin dalam pelayanan kepada masyarakat. Ia juga menekankan bahwa praktik pungutan liar tidak akan ditoleransi di lingkungan kerja Imigrasi.

Penegasan tersebut disampaikan Ramdhani saat melakukan kunjungan kerja ke Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kotamobagu pada Rabu. Dalam kesempatan itu, ia mengingatkan seluruh jajaran agar menjalankan nilai-nilai dasar aparatur sipil negara secara konsisten.

“Kita harus mengimplementasikan tata nilai ber-AKHLAK dengan sungguh-sungguh. Ingat, tidak ada toleransi terhadap pungli, dan kedisiplinan jam layanan wajib dijaga,” tegas Ramdhani saat kunjungan kerja ke Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kotamobagu, Rabu 11 Maret 2026.

Selain menyoroti pentingnya integritas, Ramdhani juga mendorong pemanfaatan layanan digital dalam sistem keimigrasian. Salah satu yang disorot adalah penggunaan aplikasi M-Paspor yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Ia menegaskan bahwa pelayanan imigrasi harus dilakukan dengan semangat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sejalan dengan slogan pelayanan imigrasi yakni “Melayani dengan hati menjaga kedaulatan negeri.”

Dalam kunjungan tersebut, Ramdhani juga menekankan pentingnya pengawasan dan penegakan hukum di bidang keimigrasian agar seluruh proses pelayanan berjalan sesuai aturan yang berlaku. Monitoring dan evaluasi dilakukan terhadap berbagai aspek, mulai dari dokumen perjalanan hingga izin tinggal serta status keimigrasian.

"Langkah ini bertujuan mengidentifikasi tantangan operasional sekaligus memastikan tugas keimigrasian terlaksana dengan baik," ujar Ramadhani.

Lebih lanjut, ia mengingatkan seluruh jajaran untuk memperkuat tata kelola organisasi secara menyeluruh. Hal itu mencakup pengelolaan anggaran secara akuntabel, penataan barang milik negara dengan tertib, hingga penguatan peran kehumasan dalam menjaga citra positif institusi.

"Kami mengajak seluruh pegawai memperkuat solidaritas dan kerjasama untuk mewujudkan organisasi yang profesional dan berintegritas," sebut Ramdhani.

Melalui langkah-langkah tersebut, ia berharap Kantor Imigrasi Kotamobagu dapat terus meningkatkan kualitas layanan keimigrasian, memperkuat pengawasan, serta memberikan pelayanan yang optimal bagi masyarakat. *

Sumber: