Bandara Sultan Hasanuddin Layani 337 Ribu Penumpang Selama Mudik Lebaran 2026
Foto by Fajar.co.id--
DISWAY.ID - Pergerakan penumpang di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, menunjukkan angka signifikan sepanjang periode mudik hingga arus balik Lebaran 2026.
Selama 13 hingga 23 Maret 2026, bandara tersebut tercatat telah melayani total 337.401 penumpang, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat saat libur panjang Idul Fitri.
General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Minggus Gandeguai, mengungkapkan bahwa puncak arus balik diperkirakan terjadi pada akhir Maret.
"Diperkirakan puncak arus bali pada 28 Maret. Kami memastikan kesiapan personel dan fasilitas pendukung demi menjaga kelancaran operasional saat tingginya pergerakan penumpang," ujar Minggus Gandeguai melalui siaran pers diterima di Maros, Selasa 24 Maret 2026.
Ia menjelaskan, lonjakan jumlah penumpang tidak terlepas dari durasi libur Lebaran yang cukup panjang, sehingga masyarakat memiliki keleluasaan dalam menentukan waktu perjalanan.
Dari sisi rute, penerbangan domestik masih menjadi pilihan utama penumpang yang menggunakan jasa transportasi udara melalui Bandara Sultan Hasanuddin.
Sementara itu, pada fase arus balik, rute dengan tujuan Jakarta, Surabaya, dan Kendari menjadi yang paling padat berdasarkan data manifest penumpang. Jumlah penumpang saat puncak arus balik diperkirakan mencapai sekitar 39 ribu orang.
Pihak pengelola bandara juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran operasional angkutan Lebaran tahun ini, termasuk kepercayaan kepada Angkasa Pura I dalam menyediakan fasilitas pendukung.
Branch Communication and CSR Department Head Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Fascal Ramadhan, menambahkan bahwa selama periode 11 hari tersebut tercatat 2.654 pergerakan pesawat.
Dari total penumpang, sebanyak 328.552 orang merupakan pengguna rute domestik dengan 2.594 penerbangan, sedangkan rute internasional mencatat 8.849 penumpang dengan 60 pergerakan pesawat.
"Kami juga menyiapkan extra flight sebanyak 52 penerbangan untuk tambahan. Dari data harian puncak arus mudik penumpang sekitar 36 ribuan hingga 37 ribuan penumpang," katanya.
Sumber: