Hadapi Ancaman El Nino, Gubernur Yulius Pastikan Stok Beras Sulut Aman

Minggu 11-10-2026,11:09 WIB
Reporter : Afdal Namakule
Editor : Afdal Namakule

MANADO - Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Yulius Selvanus, memastikan ketersediaan beras di wilayahnya masih mencukupi kebutuhan masyarakat. Hingga saat ini, stok beras di provinsi dengan jumlah penduduk lebih dari 2,7 juta jiwa tersebut tercatat mencapai 34.602 ton.

Yulius mengatakan, ketersediaan beras tetap terjaga di tengah dinamika iklim dan ancaman fenomena El Nino yang berpotensi memengaruhi produksi sejumlah komoditas pangan.

"Di tengah dinamika iklim dan ancaman fenomena El Nino yang dapat mempengaruhi produksi sejumlah komoditas pangan, kami memastikan kondisi stok beras di Sulawesi Utara saat ini tetap aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat," ujar Gubernur di Manado, Sabtu.

Menurut jenderal bintang dua purnawirawan TNI tersebut, stok beras yang tersedia menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga stabilitas pangan sekaligus menjamin masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan pokok.

Terlebih, menjelang akhir tahun, permintaan beras diperkirakan berpotensi meningkat. Karena itu, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara terus menjalankan sejumlah langkah untuk menjaga pasokan dan keterjangkauan harga pangan.

"Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara juga terus memperkuat langkah stabilisasi melalui Gerakan Pangan Murah (GPM)," ujar Gubernur.

Hingga minggu pertama Oktober 2026, Gerakan Pangan Murah telah digelar di 417 titik. Pemerintah daerah berencana memperluas pelaksanaannya agar masyarakat semakin mudah memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau.

Selain menjaga ketersediaan beras, Pemprov Sulut juga menyiapkan langkah antisipasi menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Salah satunya melalui pemberian subsidi untuk tujuh komoditas pangan, yakni minyak goreng, gula pasir, bawang merah, bawang putih, daging ayam, cabai rawit, dan telur ayam.

"Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara akan terus memastikan ketersediaan pangan, menjaga stabilitas harga dan memastikan masyarakat mendapatkan akses terhadap kebutuhan pokok,” kata Gubernur.

Berbagai langkah tersebut dilakukan untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus memastikan kebutuhan pangan tetap terpenuhi menjelang periode peningkatan konsumsi akhir tahun. Pemerintah daerah juga menegaskan komitmennya untuk menghadirkan kebijakan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan mendukung pembangunan Sulawesi Utara yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan.

 

Kategori :