Ekspor Sulut Tumbuh 3,32 Persen, Tapi Surplus Perdagangan Terus Menyusut

Minggu 06-09-2026,16:22 WIB
Reporter : Afdal Namakule
Editor : Afdal Namakule

Sementara itu, impor pulp dari kayu meningkat 223,62 persen menjadi US$7,37 juta.

AS Jadi Pasar Terbesar, Malaysia Pemasok Utama

Amerika Serikat menjadi negara tujuan ekspor terbesar Sulawesi Utara sepanjang Januari-Juli 2026. Nilai ekspor ke Negeri Paman Sam mencapai US$154,71 juta.

Nilai tersebut bahkan melonjak 332,22 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Untuk impor, Malaysia menjadi negara asal utama barang yang masuk ke Sulawesi Utara. Nilai impor dari Malaysia mencapai US$60,05 juta, meningkat 51,42 persen dibandingkan Januari-Juli 2025.

Kenaikan impor yang jauh lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekspor ikut menekan surplus perdagangan Sulawesi Utara.

Pada Juli 2026, Sulut masih membukukan surplus sebesar US$63,18 juta. Namun, angka tersebut merosot dibandingkan Juli 2025 yang mencapai US$115,77 juta.

Secara kumulatif, neraca perdagangan Sulawesi Utara pada Januari-Juli 2026 masih surplus US$603,37 juta.

Meski demikian, surplus tersebut turun 2,39 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang mencapai US$618,12 juta.

Dengan demikian, perdagangan luar negeri Sulawesi Utara hingga Juli 2026 masih berada dalam posisi surplus dan ekspor secara kumulatif tetap tumbuh. Namun, lonjakan impor menjadi tekanan baru yang membuat ruang surplus perdagangan semakin menyempit. *

 

Kategori :