16 ABK KM Anaia Selamat Usai Kapal Bocor di Perairan Biaro

Senin 25-05-2026,13:37 WIB
Reporter : Afdal Namakule
Editor : Afdal Namakule

MANADO - Basarnas Sulawesi Utara berhasil mengevakuasi 16 Anak Buah Kapal (ABK) KM Anaia yang mengalami insiden kebocoran saat melintas di Perairan Biaro, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Senin 25 Mei 2026.

Peristiwa itu terjadi setelah kapal yang berlayar dari perairan Maluku menuju Bitung diterpa cuaca buruk pada dini hari. Akibatnya, lambung kanan kapal robek hingga menyebabkan air masuk ke ruang mesin.

“Kronologi kejadian bermula pada pukul 03.15 WITA saat KM Anaia yang berlayar dari perairan Maluku menuju Bitung mengalami cuaca buruk, sehingga kapal mengalami robek atau pecah di lambung kanan, sehingga mengalami kebocoran sampai kamar mesin,” kata Humas Basarnas Sulut Nuriadin Gumeleng di Manado, Senin 25 Mei 2026.

Nakhoda kapal kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pemilik kapal sekitar pukul 03.30 WITA. Informasi selanjutnya diteruskan ke Basarnas Sulut pada pukul 05.25 WITA.

Menerima laporan itu, Kantor SAR Manado langsung mengerahkan tim penyelamat pada pukul 05.46 WITA menggunakan KN SAR jenis RBB untuk menuju lokasi kejadian.

Tim SAR gabungan tiba di lokasi sekitar pukul 06.38 WITA dan mendapati seluruh ABK masih bertahan di atas perahu kecil yang juga mengalami kebocoran.

Seluruh korban kemudian berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat dan sehat ke atas KN SAR. Setelah proses penyelamatan selesai, tim bergerak menuju Dermaga Munte Likupang, Kabupaten Minahasa Utara, dan tiba sekitar pukul 08.40 WITA.

Setibanya di darat, para korban menjalani pemeriksaan kesehatan di Puskesmas Mubune Likupang. Selanjutnya dilakukan pendataan serta pemeriksaan lanjutan di Dermaga Munte Kantor UPP Likupang.

Usai seluruh prosedur selesai, para ABK diserahkan kepada pemilik kapal pada pukul 10.25 WITA untuk dipulangkan ke keluarga masing-masing.

Basarnas Sulut kemudian mengusulkan operasi SAR ditutup dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing.

“Kami memberikan apresiasi dan berterima kasih kepada seluruh unsur SAR yang terlibat dalam proses evakuasi sehingga seluruh ABK dapat diselamatkan,” kata Kepala Basarnas Sulut George Mercy Randang.

Dalam operasi penyelamatan tersebut, sejumlah unsur turut dilibatkan, di antaranya Tim Basarnas Sulut, Polairud Polres Minahasa Utara, Kantor UPP Likupang, Puskesmas Mubune, pemerintah kecamatan, hingga Pemerintah Desa Likupang Barat. *

Kategori :