MANADO - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika memprediksi sejumlah wilayah di Sulawesi Utara masih berpotensi mengalami cuaca ekstrem hingga Minggu 24 Mei 2026.
Koordinator Bidang Operasional BMKG Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado Karina Husna mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap kemungkinan hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang.
"Waspada potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang, serta peningkatan akumulasi curah hujan harian," kata Karina di Manado, Senin.
Menurut dia, kondisi cuaca tersebut dipengaruhi aktivitas Madden Julian Oscillation (MJO) yang berkontribusi terhadap peningkatan pembentukan awan hujan di wilayah Sulawesi Utara.
Selain itu, suhu muka laut atau Sea Surface Temperature (SST) di perairan sekitar Sulut yang berada pada kisaran minus 2 hingga 2,5 derajat Celsius juga mendukung meningkatnya massa uap air untuk pertumbuhan awan konvektif.
Karina menjelaskan adanya belokan angin dan konvergensi di sekitar Sulawesi Utara turut menyebabkan penumpukan uap air yang memicu terbentuknya awan hujan. Ditambah lagi, kondisi labilitas atmosfer lokal yang cukup kuat membuat potensi hujan disertai petir semakin meningkat di sejumlah daerah.
Untuk Senin 18 Mei, cuaca ekstrem diperkirakan berpotensi terjadi di Kota Manado, Kota Bitung, Kota Tomohon, Kota Kotamobagu, Kabupaten Minahasa, Kabupaten Minahasa Utara, Kabupaten Minahasa Tenggara, Kabupaten Minahasa Selatan, Kabupaten Bolaang Mongondow, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Kabupaten Kepulauan Sangihe, dan Kabupaten Kepulauan Talaud.
Kemudian pada Selasa 19 Mei, potensi cuaca ekstrem diprediksi terjadi di Kota Manado, Kota Bitung, Kota Tomohon, Kabupaten Minahasa, Kabupaten Minahasa Utara, Kabupaten Minahasa Tenggara, Kabupaten Minahasa Selatan, Kabupaten Bolaang Mongondow, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Kabupaten Kepulauan Sitaro, dan Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Sementara pada Rabu 20 Mei, wilayah yang berpotensi terdampak antara lain Kota Bitung, Kabupaten Minahasa, Kabupaten Minahasa Utara, Kabupaten Minahasa Tenggara, Kabupaten Bolaang Mongondow, dan Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan.
Pada Kamis 21 Mei, cuaca ekstrem diperkirakan melanda Kota Tomohon, Kabupaten Minahasa, Kabupaten Minahasa Tenggara, Kabupaten Minahasa Selatan, Kabupaten Bolaang Mongondow, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, serta Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan.
BMKG juga memprediksi potensi cuaca ekstrem pada Jumat 22 Mei terjadi di Kabupaten Minahasa Tenggara, Kabupaten Bolaang Mongondow, dan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.
Sedangkan pada Sabtu 23 Mei, wilayah yang diperkirakan terdampak meliputi Kota Bitung, Kota Kotamobagu, Kabupaten Minahasa, Kabupaten Minahasa Utara, Kabupaten Bolaang Mongondow, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Kabupaten Kepulauan Sangihe, dan Kabupaten Kepulauan Talaud.
Adapun pada Minggu 24 Mei, cuaca ekstrem diprediksi masih berpotensi terjadi di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Kabupaten Kepulauan Sangihe, dan Kabupaten Kepulauan Talaud