MANADO - Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Victor J Mailangkay, memaparkan sejumlah langkah penting yang dinilai menjadi penentu keberhasilan program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana).
Menurutnya, program tersebut membutuhkan pendekatan strategis yang menyeluruh, mulai dari penguatan data hingga peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat. Hal ini disampaikan dalam kegiatan di Manado, Sabtu.
"Ada sejumlah hal strategis, kata Wagub yang bisa menjadi pijakan suksesnya program Bangga Kencana, di antaranya, penguatan basis data dan sistem informasi keluarga," kata Wagub Victor di Manado, Sabtu 18 April 2026.
Ia menjelaskan bahwa ketersediaan data yang akurat, mutakhir, dan terintegrasi menjadi fondasi utama dalam merancang kebijakan yang tepat sasaran. Karena itu, optimalisasi sistem pelaporan berbasis aplikasi perlu terus ditingkatkan, termasuk diiringi dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia di lapangan.
Selain itu, peningkatan kualitas dan pemerataan layanan keluarga berencana serta kesehatan reproduksi juga menjadi perhatian utama. Pemerintah daerah diharapkan mampu memastikan seluruh masyarakat, termasuk yang berada di wilayah kepulauan dan daerah terpencil, mendapatkan akses layanan yang memadai.
"Kita harus memastikan bahwa setiap pasangan usia subur termasuk yang berada di wilayah kepulauan dan daerah terpencil mendapatkan akses layanan yang berkualitas aman dan berkesinambungan," katanya menambahkan.
Wagub juga menyoroti pentingnya percepatan penanganan stunting yang harus dilakukan secara terpadu lintas sektor. Fokus utama diarahkan pada keluarga berisiko serta intervensi pada 1.000 hari pertama kehidupan anak.
"Peran tim pendamping keluarga harus terus diperkuat sebagai ujung tombak di lapangan," ujarnya.
Di sisi lain, penguatan ketahanan keluarga dan pembangunan generasi muda juga menjadi bagian penting dalam program tersebut. Melalui program Generasi Berencana (Genre) dan pusat informasi serta konseling remaja, diharapkan generasi muda memiliki kesiapan dalam merencanakan kehidupan berkeluarga.
"Ini perlu terus dikembangkan sebagai wadah edukasi bagi generasi muda agar mampu merencanakan kehidupan berkeluarga secara matang dan bertanggung jawab," katanya menambahkan.
Tak kalah penting, pemberdayaan lansia juga menjadi salah satu fokus. Melalui program lansia berdaya, kelompok lanjut usia didorong tetap aktif dan produktif dalam kehidupan sosial.
Dengan berbagai langkah strategis tersebut, pemerintah daerah optimistis program Bangga Kencana dapat berjalan lebih efektif dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas keluarga di Sulawesi Utara. *