Kapendam XIII/Merdeka: Pers Pilar Demokrasi, Konferda PWI Sulut Jadi Momentum Penguatan

Rabu 01-04-2026,11:55 WIB
Reporter : Afdal Namakule
Editor : Afdal Namakule

DISWAY.ID - Peran media kembali menjadi sorotan dalam Konferensi Daerah (Konferda) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Utara yang digelar di Manado, Selasa. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang konsolidasi organisasi, tetapi juga penegasan pentingnya posisi pers dalam kehidupan berbangsa.

Kepala Penerangan Kodam XIII/Merdeka, Sofyan, menegaskan bahwa pers memiliki peran vital sebagai salah satu pilar demokrasi.

“Pers memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan edukatif kepada masyarakat," kata Kapendam Sofyan di sela-sela Konferda PWI Sulut di Manado, Selasa.

Ia menilai, Konferda PWI menjadi momentum penting untuk memperkuat peran media, tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam mendukung pembangunan daerah.

Kapendam juga memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Konferda PWI Sulawesi Utara yang dinilai mampu menjadi ruang konsolidasi bagi insan pers dalam meningkatkan profesionalisme dan integritas.

Menurutnya, hubungan yang solid antara TNI dan insan pers sangat diperlukan guna menjaga stabilitas serta mendukung agenda pembangunan nasional, khususnya di wilayah Sulawesi Utara.

Lebih jauh, ia berharap media dapat terus menjaga kualitas ekosistem informasi, sekaligus berperan aktif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berdaulat serta memperkuat persatuan bangsa.

Konferda PWI Sulawesi Utara 2026 sendiri menjadi ajang evaluasi organisasi sekaligus pemilihan kepengurusan baru. Kegiatan ini juga diharapkan mampu memastikan keberlanjutan peran pers yang profesional, independen, dan bertanggung jawab di tengah arus informasi digital yang terus berkembang.

Mengusung tema “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat” serta subtema “Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan”, acara ini dihadiri pengurus dan anggota PWI, tokoh masyarakat, hingga unsur Forkopimda Sulawesi Utara.

Dalam hasil pemilihan, Sintya Bojoh keluar sebagai peraih suara terbanyak, mengungguli dua kandidat lainnya. Ia meraih 145 suara, sementara Merson Simbolon memperoleh 109 suara dan John Paransi mendapatkan 4 suara.

Kategori :