Satu Warga Manado Meninggal Tertimpa Reruntuhan Usai Gempa M 7,6 Guncang Sulut

Satu Warga Manado Meninggal Tertimpa Reruntuhan Usai Gempa M 7,6 Guncang Sulut

Sejumlah bangunan rusak akibat gempa 7,6 di Manado-Dok ANTARA/Karel A Polakitan/aa.-

DISWAY.ID Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 yang berpusat di wilayah tenggara Kota Bitung, Sulawesi Utara, pada Kamis pagi menimbulkan korban jiwa. Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) melaporkan satu orang meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.

Juru Bicara Kantor SAR Manado, Nuriadin Gumeleng, menyampaikan korban merupakan seorang perempuan berinisial DL (70) yang meninggal akibat tertimpa bangunan yang runtuh.

Korban meninggal dunia setelah tertimpa reruntuhan gedung dan telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara,” kata dia.

Selain korban jiwa, gempa juga mengakibatkan kerusakan pada sejumlah bangunan di Kota Manado. Salah satu yang terdampak adalah Gedung Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) yang dilaporkan mengalami keruntuhan di beberapa bagian.

Basarnas juga masih melakukan pendataan terhadap kemungkinan adanya korban lain. Laporan awal menyebutkan adanya dua orang yang diduga menjadi korban setelah melompat dari bangunan saat gempa terjadi.

“Ada informasi dua korban yang melompat dari bangunan, namun masih kami dalami,” katanya.

Pasca-gempa, sebagian warga di wilayah pesisir seperti Bitung dan Minahasa Tenggara memilih melakukan evakuasi mandiri. Langkah ini diambil menyusul adanya informasi terkait potensi tsunami setelah gempa terjadi.

Meski sempat terjadi kepanikan, kondisi di Kota Manado secara umum dilaporkan mulai berangsur normal. Aktivitas masyarakat perlahan kembali berjalan seperti biasa.

Basarnas menegaskan pihaknya terus melakukan pemantauan dan pendataan di lapangan guna memastikan situasi terkini, sekaligus memberikan penanganan bagi para korban terdampak gempa tersebut.

Sumber: