Lava Gunung Karangetang Meluncur hingga 1.000 Meter, Warga Diminta Tetap Waspada
Gunung Karangetang-Dok Pos PGA Karangetang-
MANADO - Aktivitas vulkanik Gunung Karangetang di Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara, masih terpantau setelah mengalami erupsi efusif pada 9 Agustus 2026.
Lebih dari sepekan setelah erupsi, guguran lava dari Kawah Dua atau Kawah Utara masih terjadi dengan jarak luncur terjauh yang diperkirakan mencapai 1.000 meter.
Ketua Pos Pengamatan Gunung Api Karangetang, Yudia P Tatipang, mengatakan guguran lava masih berlangsung dengan intensitas yang berubah-ubah.
"Jarak luncur terjauh guguran lava sekitar 1.000 meter," kata Yudia di Manado, Jumat 21 Agustus 2026.
Meski jarak luncuran lava masih berada jauh dari kawasan permukiman yang masuk dalam radius kawasan rawan bencana (KRB) sejauh 4,5 kilometer, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewaspadaan.
"Paling penting adalah tetap mematuhi radius bahaya yang telah direkomendasikan agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan," ajaknya.
Lava Masih Mengalir dari Kawah Utara
Yudia menjelaskan leleran lava yang keluar dari Kawah Utara bergerak mengisi cekungan di sekitar kawah. Lava diperkirakan akan kembali mengalir ketika cekungan tersebut telah penuh.
"Hingga saat ini, guguran lava masih terjadi, kadang ramai, kadang sepi," ujarnya.
Berdasarkan hasil pengamatan pada 20 Agustus 2026, guguran lava terpantau meluncur sejauh 300 hingga 1.000 meter dengan arah pergerakan ke selatan dan barat.
Asap kawah utara juga teramati berwarna putih tebal dengan ketinggian sekitar 10-20 meter. Sementara itu, guguran lava pijar dari puncak Kawah Utara bergerak ke arah barat sejauh sekitar 700-1.000 meter.
Untuk arah selatan, guguran lava meluncur sekitar 700 meter hingga menabrak dinding Kawah Selatan. Lava kemudian berbelok menuju barat dengan jarak luncur sekitar 400-500 meter.
Gunung Karangetang Masih Level II
Saat ini status Gunung Karangetang masih berada pada Level II atau Waspada. Masyarakat, pengunjung, dan wisatawan diminta mematuhi seluruh rekomendasi keselamatan yang telah ditetapkan.
Sumber: