Kapal Perang China MV Chen Jing Run Sandar di Bitung, Bawa 140 Prajurit
Prajurit TNI AL menyambut kedatangan (Merplug) Kapal Perang China MV. Chen Jing Run (Hai Yang 26) di Pelabuhan Peti Kemas Bitung. -Kodaeral VIII-
MANADO - Kapal perang China MV Chen Jing Run (Hai Yang 26) tiba dan sandar di Pelabuhan Peti Kemas Bitung, Sulawesi Utara. Kedatangan kapal tersebut disambut jajaran Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) VIII melalui kegiatan merplug.
Kadispen Kodaeral VIII Letkol Laut (P) Andreas Suko Riyanto mengatakan Dankodaeral VIII Laksda TNI Dery Triesananto Suhendi diwakili Danstahantai Kolonel Laut (P) Dedi Wardana dalam penyambutan kapal perang tersebut.
"Kegiatan Merplug tersebut merupakan bagian dari penyambutan kedatangan Kapal Perang China MV Chen Jing Run (Hai Yang 26) di wilayah Bitung," kata Kadispen Andreas di Manado, Selasa 25 Agustus 2026.
MV Chen Jing Run (Hai Yang 26) sebelumnya melakukan pelayaran dari kawasan Afrika sebelum tiba di Bitung. Kapal tersebut singgah untuk melakukan sejumlah kebutuhan selama pelayaran.
Bekal Ulang dan Istirahat Awak Kapal
Selama berada di Pelabuhan Peti Kemas Bitung, kapal perang China tersebut akan melakukan kegiatan bekal ulang atau bekul. Kebutuhan yang dipenuhi meliputi pengisian air tawar, bahan makanan basah, pengisian bahan bakar minyak (BBM), serta pengecekan kondisi kapal.
Selain keperluan operasional, para anak buah kapal (ABK) juga mendapatkan kesempatan untuk melakukan kegiatan rekreasi selama berada di Bitung.
Kapal perang tersebut membawa sekitar 140 prajurit. Berdasarkan rencana, MV Chen Jing Run akan berada di Bitung hingga Sabtu, 29 Agustus 2026, sebelum melanjutkan pelayaran menuju home base di China.
Disambut Kain Bentenan dan Tari Cakalele
Penyambutan kapal perang China diawali dengan acara penerimaan delegasi. Dalam kesempatan tersebut, jajaran Kodaeral VIII mengalungkan Kain Bentenan kepada delegasi kapal sebagai simbol keramahan sekaligus penghormatan terhadap tamu yang berkunjung ke Sulawesi Utara.
Rangkaian penyambutan kemudian dilanjutkan dengan penampilan Tari Cakalele, salah satu tarian tradisional khas Sulawesi Utara.
Acara ditutup dengan foto bersama jajaran Kodaeral VIII dan delegasi MV Chen Jing Run (Hai Yang 26). Momen tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan dan kerja sama yang telah terjalin.
Dalam kegiatan merplug tersebut turut hadir Kadissyahal Kodaeral VIII, Pjs. Karumkit dr. Wahyu Slamet, serta Kafasharkan Kodaeral VIII.
Sumber: