Mengenal Gejala TBC dan Cara Mengatasinya sebelum Terlambat

Senin 13-10-2025,04:00 WIB
Reporter : Makruf
Editor : Makruf

 

Gejala pada Anak

 

Pada anak-anak, gejala TBC bisa berbeda. Mereka mungkin rewel, kehilangan nafsu makan, berat badan stagnan, atau mengalami demam berkepanjangan. Anak-anak juga lebih sulit menunjukkan batuk produktif sehingga diagnosis lebih menantang.

 

Faktor Risiko TBC

 

Beberapa faktor meningkatkan risiko seseorang terkena TBC, antara lain:

 

  • Sistem imun lemah, misal penderita HIV/AIDS.

  • Kontak dekat dengan penderita TBC aktif.

  • Kondisi hidup padat dan ventilasi buruk.

  • Nutrisi buruk dan stres.

  • Merokok atau terpapar asap rokok.

 

Cara Mendiagnosis TBC

 

Diagnosis TBC memerlukan pemeriksaan medis. Beberapa metode umum termasuk:

 

  • Rontgen Dada: Menunjukkan adanya kerusakan pada paru-paru.

  • Tes Dahak: Mengidentifikasi bakteri TBC langsung.

  • Tes Tuberkulin: Menilai reaksi tubuh terhadap bakteri TBC, terutama pada kasus laten.

  • Tes Molekuler Cepat: Menemukan DNA bakteri TBC untuk diagnosis lebih akurat.

 

Pengobatan dan Perawatan TBC

 

TBC dapat disembuhkan jika pengobatan dijalani dengan benar. Biasanya, pengobatan berlangsung 6–9 bulan dan menggunakan kombinasi antibiotik, seperti:

 

  • Isoniazid

  • Rifampisin

  • Pyrazinamide

  • Ethambutol

 

Beberapa tips untuk mendukung pengobatan TBC:

 

  • Minum obat secara teratur sesuai anjuran dokter.

  • Jangan berhenti obat meski gejala mereda.

  • Konsumsi makanan bergizi untuk meningkatkan imun.

  • Hindari kontak dekat dengan orang lain sampai dokter menyatakan aman.

 

Pencegahan TBC

 

Pencegahan penting untuk melindungi diri dan orang sekitar. Cara-cara efektif meliputi:

 

  • Vaksinasi BCG pada bayi.

  • Menjaga sirkulasi udara di rumah.

  • Menutup mulut saat batuk dan bersin.

  • Menghindari merokok.

  • Rutin memeriksakan kesehatan jika terpapar orang dengan TBC.

Kategori :