Pemkot Manado Perketat Pengawasan Kesehatan Sapi Kurban Bantuan Presiden Prabowo

Senin 25-05-2026,13:40 WIB
Reporter : Afdal Namakule
Editor : Afdal Namakule

MANADO - Pemerintah Kota Manado, Sulawesi Utara, meningkatkan pengawasan kesehatan terhadap sapi kurban bantuan Presiden RI Prabowo Subianto menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian, Kelautan dan Perikanan Kota Manado, Joy Nixon Tumbel, mengatakan pemeriksaan kesehatan dilakukan secara rutin guna memastikan kondisi hewan tetap prima hingga hari penyembelihan.

“Pemeriksaan kesehatan untuk sapi kurban bantuan Presiden dilakukan secara berkala, guna menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah,” kata Joy Nixon Tumbel di Manado, Minggu 24 Mei 2026.

Ia menjelaskan sapi bantuan presiden telah melalui sejumlah tahapan pemeriksaan, mulai dari pemeriksaan fisik hingga pemberian vaksin dan vitamin.

Menurut Joy, pengawasan dilakukan secara ketat agar daging yang nantinya dibagikan kepada masyarakat aman dan layak konsumsi.

“Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh. Tujuannya memastikan sapi terbebas dari penyakit menular dan layak dikonsumsi,” ujarnya.

Selain itu, sapi kurban juga menjalani pemeriksaan antemortem yang mencakup pengecekan suhu tubuh, mata dan hidung, sistem pernapasan dan pencernaan, perilaku hewan, hingga kondisi kulit dan bulu.

“Proses pemeriksaan dilakukan oleh dokter hewan yang punya otoritas untuk menyatakan bahwa sapi layak untuk dipotong,” ucapnya.

Untuk mencegah penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK), sapi bantuan presiden turut diberikan vaksinasi sebagai langkah antisipasi.

Sementara itu, peternak sapi asal Manado, Joko Sugianto, mengungkapkan bahwa sapi kurban bantuan Presiden Prabowo untuk masyarakat Sulawesi Utara berjenis Limosin dan diberi nama Tukul.

“Sapi bantuan Presiden Prabowo, untuk untuk masyarakat Sulut dari jenis limosin ini kami diberi nama Tukul,” kata Joko.

Ia menjelaskan sapi dengan bobot mencapai 850 kilogram itu akan disalurkan untuk masyarakat Kota Manado dalam momentum Idul Adha tahun ini.

“Sapi dari jenis limosin ini yang diberi nama Tukul, dengan bobot 850 kilogram (Kg),” katanya.

Joko menambahkan, ini merupakan tahun kedua dirinya dipercaya menyediakan sapi bantuan presiden untuk Kota Manado. Menurut dia, sapi tersebut sudah dipesan sekitar dua pekan lalu bersama enam sapi bantuan presiden lainnya yang akan disalurkan ke sejumlah daerah di Sulawesi Utara.

Ia menyebut sapi bernama Tukul dipilih karena memenuhi kriteria yang ditetapkan Sekretariat Presiden, baik dari sisi kesehatan maupun bobot.

Kategori :