Gubernur Sulut Hadiri Puncak Cap Go Meh 2577 di Manado, Tekankan Nilai Toleransi

Kamis 05-03-2026,11:28 WIB
Reporter : Afdal Namakule
Editor : Afdal Namakule

DISWAY.ID - Puncak perayaan Cap Go Meh 2577 berlangsung meriah di pusat Kota Manado, Selasa sore (3 Maret 2026). Ribuan warga memadati kawasan tersebut untuk menyaksikan rangkaian prosesi budaya yang menjadi bagian dari tradisi masyarakat Tionghoa.

Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus turut hadir dalam perayaan tersebut. Kehadiran orang nomor satu di Sulawesi Utara itu disambut antusias masyarakat yang sejak sore hari telah memenuhi jalur prosesi.

Dalam sambutannya, Gubernur Yulius menegaskan bahwa Cap Go Meh tidak hanya menjadi tradisi bagi umat Tridharma, tetapi juga telah berkembang menjadi perayaan bersama masyarakat Sulawesi Utara.

"Sore ini kita menyaksikan betapa indahnya keberagaman di Sulawesi Utara. Cap Go Meh bukan hanya milik satu golongan, tapi sudah menjadi pesta rakyat yang dinanti seluruh warga. Inilah identitas kita: aman, rukun, dan saling menghormati," ujar Gubernur Yulius.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada panitia pelaksana, tokoh agama, serta aparat keamanan yang telah menjaga kelancaran dan ketertiban acara hingga berlangsung aman dan kondusif.

Menurutnya, kondisi keamanan yang stabil di tengah keberagaman masyarakat merupakan faktor penting dalam mendukung pembangunan daerah, termasuk dalam menarik minat investasi.

"Tugas kita bersama adalah menjaga agar semangat 'Torang Samua Basudara' ini tidak hanya menjadi slogan, tapi aksi nyata dalam kehidupan sehari-hari. Jika Sulut aman dan rukun, maka pembangunan akan jauh lebih cepat dirasakan oleh rakyat," tambahnya.

Perayaan Cap Go Meh tahun ini dimeriahkan dengan berbagai atraksi budaya yang menarik perhatian masyarakat. Mulai dari pertunjukan barongsai, parade mobil hias, hingga ritual Tangsin yang menjadi salah satu tradisi khas dalam perayaan tersebut.

Di tengah keramaian acara, kehadiran Gubernur Yulius juga menjadi perhatian warga. Ia terlihat berada di tengah kerumunan tanpa pengawalan ketat, sehingga banyak masyarakat yang memanfaatkan kesempatan itu untuk bersalaman maupun berswafoto.

Perayaan Cap Go Meh di Manado selama ini dikenal sebagai salah satu agenda budaya yang selalu menarik perhatian masyarakat dan wisatawan. Selain menjadi bagian dari tradisi keagamaan, kegiatan ini juga memperkuat semangat toleransi dan kebersamaan di Sulawesi Utara. *

Tags :
Kategori :

Terkait