BBPOM Manado Pastikan Takjil Ramadhan Aman dari Bahan Kimia Berbahaya
BBPOM Manado Pastikan Takjil Ramadhan Aman dari Bahan Kimia Berbahaya-ANTARA/Karel A Polakitan-
DISWAY.ID, Manado - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Manado memastikan makanan takjil yang dijual selama bulan Ramadhan di Kota Manado aman untuk dikonsumsi masyarakat.
Kepastian tersebut diperoleh setelah dilakukan pengujian terhadap puluhan sampel makanan yang diambil dari sejumlah lokasi penjualan takjil di berbagai wilayah kota.
Kepala BBPOM Manado Hermanto mengatakan hasil pengujian menunjukkan tidak ditemukan kandungan bahan kimia berbahaya dalam sampel takjil yang diperiksa.
"Hasil uji 89 sampel takjil tidak mengandung bahan kimia berbahaya," katanya di Manado, Rabu.
Ia menjelaskan, beberapa bahan kimia yang kerap disalahgunakan dalam makanan antara lain formalin, boraks, methanyl yellow, serta rhodamin B. Zat-zat tersebut biasanya digunakan untuk memperpanjang masa simpan atau memperkuat warna makanan, namun berbahaya jika dikonsumsi.
Untuk mencegah peredaran makanan yang tidak aman, BBPOM Manado meningkatkan pengawasan terhadap pangan olahan selama bulan Ramadhan hingga menjelang perayaan Idul Fitri.
"Kami melakukan intensifikasi pengawasan pangan olahan dalam rangka bulan Ramadhan dan menjelang Idul Fitri," katanya.
Dalam kegiatan tersebut, petugas mengambil sampel makanan dari berbagai titik penjualan takjil di Kota Manado. Beberapa lokasi yang menjadi sasaran pengawasan antara lain kawasan Malalayang, Bahu, Angkatan Udara di Mapanget, Tuminting, hingga sekitar Masjid Raya Ahmad Yani.
Menurut Hermanto, kegiatan pengawasan ini tidak dilakukan sendiri oleh BBPOM, tetapi melibatkan sejumlah pihak terkait.
"Intensifikasi pengawasan yang kami lakukan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Manado, Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara, serta dua orang dari Saka POM SMA 7 Manado," katanya menambahkan.
Ia menambahkan, sampel makanan yang telah diambil kemudian langsung diperiksa menggunakan fasilitas laboratorium bergerak yang dibawa petugas ke lokasi.
"Sampel-sampel pangan olahan yang kami ambil selanjutnya diuji di mobil laboratorium keliling," ujarnya menambahkan.
Melalui kegiatan intensifikasi pengawasan tersebut, BBPOM Manado bersama instansi terkait ingin memastikan bahwa makanan berbuka puasa yang dikonsumsi masyarakat benar-benar aman, sehat, serta bebas dari kandungan bahan kimia berbahaya. *
Sumber: