Gubernur Yulius Selvanus Tekankan Kesetaraan Gender dalam Pembangunan Sulut
Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Yulius Selvanus--
MANADO – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Yulius Selvanus, menegaskan pentingnya penguatan pengarusutamaan gender dalam setiap tahapan pembangunan daerah. Upaya tersebut dinilai perlu menjadi bagian dari kebijakan pemerintah provinsi agar perempuan memiliki kesempatan yang setara dalam berbagai sektor kehidupan.
"Perspektif gender harus terintegrasi dalam harus perencanaan terintegrasi pembangunan, penganggaran, pelaksanaan program, pemantauan, evaluasi, dan pelaporan," kata Gubernur Yulius di Manado, Senin.
Pernyataan itu disampaikan Yulius saat memberikan pendapat terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dalam rapat paripurna DPRD Sulut.
Ia menjelaskan, perkembangan pembangunan gender di Sulawesi Utara menunjukkan tren positif. Hal tersebut tercermin dari Indeks Ketimpangan Gender (IKG) pada 2025 yang tercatat sebesar 0,340, membaik dibandingkan 0,386 pada 2024.
Meski mengalami perbaikan, Yulius mengingatkan bahwa hasil pembangunan tersebut belum dirasakan secara merata di seluruh wilayah. Kesenjangan antara kabupaten dan kota masih menjadi tantangan yang perlu mendapatkan perhatian pemerintah daerah.
Menurutnya, pemberdayaan perempuan tidak cukup hanya mengandalkan langkah perlindungan ketika persoalan muncul. Pemerintah juga perlu memperkuat kebijakan kesetaraan gender dengan mempertimbangkan karakteristik dan kebutuhan masing-masing daerah.
Langkah tersebut diharapkan mampu memperluas akses dan kesempatan bagi perempuan, sekaligus meningkatkan partisipasi serta kontrol mereka dalam bidang ekonomi, sosial, budaya, dan politik.
Yulius juga menekankan bahwa pembangunan daerah tidak semata-mata diukur melalui pertumbuhan ekonomi, pembangunan infrastruktur, maupun pencapaian indikator makro. Pembangunan harus mencakup upaya meningkatkan kualitas manusia secara menyeluruh, baik dari sisi jasmani, rohani, sosial, maupun kultural.
Karena itu, keberhasilan pembangunan perlu dilihat dari peningkatan kualitas hidup masyarakat, terbukanya kesempatan yang lebih luas untuk berkembang, serta semakin kuatnya perlindungan terhadap hak setiap warga negara.
"Dalam konteks inilah perempuan dan anak menempati posisi yang sangat penting dalam pembangunan daerah," ujarnya.
Sumber: