Gubernur Sulut Minta Wartawan Aktif Koreksi Kinerja Pemprov
Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus--
MANADO - Gubernur Yulius Selvanus menegaskan dirinya terbuka terhadap kritik dan masukan dari kalangan wartawan terkait jalannya pemerintahan di Provinsi Sulawesi Utara. Hal itu disampaikannya saat menghadiri pelantikan pengurus Persatuan Wartawan Indonesia di Manado, Rabu 13 Mei 2026.
Dalam sambutannya, Yulius mengatakan dirinya bersama Wakil Gubernur Viktor Mailangkay tidak menutup diri terhadap kritik dari media. Bahkan, menurutnya, masukan dari wartawan dibutuhkan untuk memperbaiki kekurangan di lingkungan pemerintah daerah.
"Saya dan pak Viktor (Wakil Gubernur) tidak alergi dikoreksi, sekali lagi tidak alergi dikoreksi, justru saya butuh dikoreksi," kata Gubernur.
Ia berharap insan pers dapat ikut mengawasi sekaligus memberikan evaluasi terhadap pelaksanaan program pemerintah di lapangan. Menurut dia, wartawan juga perlu memahami dokumen perencanaan pembangunan daerah hingga mekanisme anggaran daerah.
"Wartawan harus juga memahami bagaimana rencana pembangunan jangka menengah daerah atau RPJMD, apa itu APBD," ujarnya.
Pada kesempatan itu, Yulius juga memastikan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara akan mendukung keberadaan PWI Sulut, termasuk terkait dukungan anggaran. Namun, ia menyinggung sempat adanya persoalan internal di tubuh organisasi tersebut.
"Kemarin berantem (pengurus), jadi nanti di anggaran perubahan baru kita masukkan anggaran di situ ya. Kalau enggak nanti bingung kita mau menyerahkan ke siapa," kata Gubernur Yulius menambahkan.
Selain itu, gubernur mengingatkan agar wartawan yang menjalin kerja sama dengan pemerintah daerah memiliki kualifikasi dan kompetensi sesuai aturan yang berlaku. Ia menilai peningkatan profesionalisme penting agar tidak menimbulkan kecemburuan di kalangan pekerja media yang telah memenuhi standar kompetensi.
"Waduh Gubernur diserang kanan kiri, saya diserang, enggak apa-apa. Saya mau mendidik, saya mau mengajari yang benar, supaya tidak ada kecemburuan dengan yang sudah menyiapkan dirinya dengan baik, membuat perizinan dengan baik, melatih dirinya dengan baik," ujarnya.
Yulius juga meminta PWI lebih aktif menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan bagi wartawan di Sulawesi Utara guna meningkatkan kemampuan serta profesionalisme kerja jurnalistik.
"Itu saya ingatkan supaya wartawan-wartawan di Provinsi Sulawesi Utara memiliki kompetensi," ujarnya mengingatkan.
Menurut dia, peningkatan kualitas wartawan dapat dilakukan melalui kolaborasi antara PWI dan Dinas Komunikasi dan Informatika sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan sumber daya manusia di bidang jurnalistik.
"Sejak bendera PWI dikibarkan, saat itu juga PWI akan bersama-sama dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Saya ingin kita bergandengan tangan," kata Gubernur Yulius menegaskan. *
Sumber: