Mudik Aman 2026: Mabes Polri Siapkan Layanan Gratis 110 hingga Penitipan Kendaraan di Kantor Polisi
Ilustrasi mudik 2026. -Dok Kemenhub-
JAKARTA – Mabes Polri memastikan kesiapan total dalam mengawal arus mudik Lebaran melalui Operasi Ketupat 2026. Guna menjamin keamanan dan kenyamanan pemudik di perjalanan, Polri meluncurkan berbagai fasilitas mulai dari layanan darurat hingga penyediaan posko pengamanan di titik-titik krusial.
Kadiv Humas Polri, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, mengingatkan para pemudik untuk tidak ragu menghubungi pihak kepolisian jika menemui kendala di jalur mudik.
"Kita senantiasa berdoa semuanya aman selamat. Namun, seandainya membutuhkan bantuan, silakan ditelepon 110. Ini layanan gratis dan Polri kemudian akan merespons secara cepat," kata Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir di Gedung Humas Polri, Jakarta, Rabu.
Peringatan Keras Soal Kelaikan Kendaraan dan Bahaya Microsleep
Selain aspek keamanan dari tindak kriminal, Polri menyoroti pentingnya keselamatan berkendara. Pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi, baik roda dua maupun roda empat, diminta melakukan pengecekan menyeluruh sebelum berangkat.
"Tolong dicek remnya, tolong dicek bannya, tolong dicek lampunya," imbuhnya.
Tak hanya faktor kendaraan, faktor kelelahan pengemudi juga menjadi atensi serius. Johnny menekankan agar pemudik tidak memaksakan diri jika rasa kantuk mulai menyerang, demi menghindari risiko kecelakaan fatal akibat hilang kesadaran sesaat.
"Kami mengimbau istirahat sebentar 5-10 menit, kemudian lanjutkan lagi. Ada bahaya terkait dengan ketika letih dan kemudian kita tertidur sejenak atau microsleep, bisa fatal kejadiannya," ucapnya.
Fasilitas Penitipan Kendaraan Gratis
Bagi masyarakat yang memilih mudik menggunakan transportasi umum dan meninggalkan kendaraan pribadinya di rumah, Polri menawarkan solusi pengamanan ekstra. Masyarakat dipersilakan menitipkan kendaraan mereka di kantor polisi terdekat.
"Kita akan memastikan keamanan kendaraan-kendaraan dari saudara-saudari kita yang akan mudik yang dititipkan di berbagai fasilitas kantor polisi," tegas Johnny.
Ribuan Posko dan Ratusan Ribu Objek Pengamanan
Dalam Operasi Ketupat 2026, Polri menyiagakan sebanyak 2.756 posko yang tersebar di seluruh Indonesia. Posko-posko ini terdiri dari pos terpadu, pos pelayanan, hingga pos pengamanan. Secara keseluruhan, terdapat 185.544 objek yang menjadi fokus pengamanan petugas di lapangan.
"Total ada 185.544 objek pengamanan, terdiri dari rumah ibadah (masjid), kemudian lokasi salat Idul Fitri, objek wisata, pusat perbelanjaan, titik-titik migrasi orang, pelabuhan, terminal, stasiun, bandara," ucapnya.
Guna mengantisipasi kemacetan parah, Polri juga telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas yang akan diterapkan secara situasional sesuai dengan kondisi kepadatan di lapangan. *
Sumber: