Jelang Ramadhan 1447 H, Pertamina Pastikan Terminal Bitung Siaga Penuh Amankan Pasokan BBM dan LPG

Jelang Ramadhan 1447 H, Pertamina Pastikan Terminal Bitung Siaga Penuh Amankan Pasokan BBM dan LPG

Dok PT Pertamina--

DISWAY.ID, Manado- PT Pertamina (Persero) menegaskan kesiapan penuh operasional Integrated Terminal (IT) Bitung, Sulawesi Utara, menjelang Ramadhan 1447 Hijriah. Langkah ini dilakukan untuk memastikan pasokan energi tetap aman dan stabil selama periode peningkatan kebutuhan masyarakat.

Direktur Manajemen Risiko PT Pertamina (Persero), Ahmad Siddik Badruddin, menyampaikan bahwa IT Bitung memegang peran penting dalam rantai distribusi energi di kawasan timur Indonesia.

"IT di Bitung salah satu terminal strategis di Pulau Sulawesi, memiliki peran krusial dalam menjaga stabilitas pasokan BBM dan LPG," kata Direktur Manajemen Risiko PT Pertamina (Persero), Ahmad Siddik Badruddin melalui keterangan tertulis usai mengunjungi IT di Bitung, Sabtu.

Dalam kunjungan tersebut, jajaran direksi melakukan peninjauan langsung terhadap berbagai aspek operasional. Evaluasi mencakup kesiapan infrastruktur, keandalan sistem distribusi, efektivitas kontrol HSSE, penguatan mitigasi risiko, hingga kesinambungan rantai pasok energi.

Ahmad Siddik menekankan bahwa operasional yang andal harus dibarengi dengan penerapan manajemen risiko yang disiplin dan terukur.

“Terminal BBM merupakan objek vital yang menopang akses energi masyarakat. Karena itu, setiap potensi risiko harus diidentifikasi, dimitigasi dan dikendalikan secara sistematis. Kami memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar, dengan kontrol yang kuat dan berlapis,” ujar Ahmad Siddik.

Selain melakukan pengecekan fasilitas, Direksi juga berdialog langsung dengan para pekerja di lapangan. Hal ini dilakukan untuk memastikan budaya keselamatan kerja serta kepatuhan terhadap prosedur dijalankan secara konsisten.

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Deny Sukendar, menambahkan bahwa IT Bitung memiliki posisi strategis dalam menjamin distribusi energi bagi Sulawesi Utara dan wilayah sekitarnya.

“Kami memastikan seluruh infrastruktur, sistem distribusi, serta SDM berada dalam kondisi optimal. Kesiapan ini bukan hanya untuk Satgas RAFI, tetapi untuk menjamin keberlanjutan layanan energi kepada masyarakat secara berkelanjutan,” jelas Deny.

Kegiatan Management Walkthrough (MWT) ini juga dimanfaatkan untuk memperkuat tata kelola perusahaan, memastikan kepatuhan terhadap regulasi, serta meningkatkan koordinasi antar fungsi agar distribusi energi berlangsung aman dan konsisten.

Menurutnya, kehadiran Direksi secara langsung di lokasi operasional menjadi wujud pengawasan aktif sekaligus kepemimpinan yang responsif terhadap dinamika di lapangan.

“Kunjungan ini menunjukkan komitmen manajemen dalam memastikan standar keselamatan, kualitas layanan, serta keandalan pasokan benar-benar terimplementasi di lapangan. Pertamina terus berupaya menjaga kepercayaan masyarakat melalui operasi yang profesional dan akuntabel,” tutup Rum.

Sumber: