Ruben Amorim Bicara Soal Strategi Baru Manchester United

Ruben Amorim Bicara Soal Strategi Baru Manchester United

Membenahi Manchester United, Image: @rubenamorimofficial / Instagram--

sulut.disway.id - Pelatih Ruben Amorim menekankan bahwa keputusan untuk mengubah formasi Manchester United tidak dipengaruhi oleh media atau tekanan dari penggemar. Menurutnya, menyesuaikan sistem permainan hanya karena faktor eksternal dapat merusak kredibilitas seorang manajer.

Dalam pertandingan melawan Newcastle United, Amorim memutuskan meninggalkan pola tiga bek dengan wing-back dan menggunakan empat bek dengan dua gelandang bertahan. Menjelang akhir laga, formasi itu berkembang menjadi enam pemain belakang saat tim bertahan untuk meraih kemenangan, yang menjadi clean sheet kedua musim ini.

Fleksibilitas Taktik Sebagai Bagian dari Rencana

Amorim menyebut bahwa kemampuan menyesuaikan formasi selalu menjadi bagian dari strategi jangka panjangnya. Ia hanya melakukan perubahan ketika tim dianggap cukup kuat untuk mengeksekusi taktik baru. "Kami menyesuaikan formasi bukan karena tekanan luar, tetapi karena momen yang tepat bagi tim," ujar Amorim.

Menghadapi Skuad yang Terbatas

Manchester United saat ini menghadapi tantangan cedera besar. Tujuh pemain senior tidak bisa tampil saat melawan Wolverhampton Wanderers. Jika Mason Mount belum pulih sepenuhnya dari cedera yang dialami saat laga Newcastle, jumlah pemain absen bisa bertambah.

Kontribusi Bruno Fernandes di Luar Lapangan

Meskipun absen, kapten Bruno Fernandes tetap aktif memberikan arahan dan memantau latihan rekan-rekannya. Amorim menilai Fernandes menunjukkan kualitas kepemimpinan yang tinggi, selalu terlibat dan memberikan masukan meskipun tidak bermain.

Selain Fernandes, pemain lain seperti Kobbie Mainoo, Matthijs de Ligt, dan Harry Maguire masih menunggu pemulihan. Sementara itu, Noussair Mazraoui, Amad Diallo, dan Bryan Mbeumo akan kembali setelah membela tim nasional mereka di Piala Afrika pada akhir Januari.

Mempersiapkan Tim untuk Masa Depan

Amorim yakin perubahan strategi ini akan membantu tim lebih siap ketika semua pemain kembali. Adaptasi formasi menjadi penting agar pemain mengerti peran mereka dan tim dapat tampil lebih solid. Dengan pendekatan ini, Manchester United diharapkan mampu menunjukkan performa lebih konsisten di sisa musim.

Referensi:

 

  • Simon Stone, "Ruben Amorim: Manchester United boss on formation change," BBC Sport

  • Manchester United Official, "Team Updates and Player Injuries," Manchester United FC

  • The Athletic, "Amorim's Tactical Adaptations at Manchester United," The Athletic

Sumber: