Samsung Rilis One UI 8.5 Berbasis Android 16, Hadirkan Fitur AI ke Galaxy S25, S24 hingga Galaxy Lawas

Samsung Rilis One UI 8.5 Berbasis Android 16, Hadirkan Fitur AI ke Galaxy S25, S24 hingga Galaxy Lawas

--

SAMSUNG Electronics akhirnya resmi mulai menggulirkan pembaruan stabil One UI 8.5 ke sejumlah perangkat Galaxy lawas setelah berbulan-bulan mengalami penundaan dan menuai kritik dari pengguna.

Update terbaru berbasis Android 16 itu mulai dirilis pada 6 Mei 2026 dan menjadi salah satu pembaruan software terbesar Samsung tahun ini di luar peluncuran seri Galaxy S26.

Samsung mengonfirmasi bahwa tahap awal distribusi One UI 8.5 dimulai untuk lini Galaxy S25 sebelum diperluas secara bertahap ke seri Galaxy S24, perangkat lipat Galaxy Z Fold dan Flip, hingga beberapa ponsel Galaxy A Series di berbagai wilayah termasuk Korea Selatan, Eropa, India, Amerika Utara, Amerika Latin, dan Asia Tenggara.

One UI 8.5 hadir membawa banyak perubahan besar, terutama pada fitur berbasis kecerdasan buatan atau AI. Samsung memperkenalkan personalisasi yang lebih pintar, kemampuan multitasking yang ditingkatkan, efek visual baru, hingga integrasi Galaxy AI yang lebih mendalam.

Pembaruan ini juga menjadi penanda berakhirnya salah satu fase beta paling panjang dalam sejarah One UI. Program beta One UI 8.5 sendiri sebenarnya sudah dimulai sejak akhir 2025 untuk Galaxy S25, namun berkali-kali tertunda akibat masalah performa dan optimalisasi AI.

Laporan menyebut Samsung sempat merilis hingga 10 versi beta sebelum akhirnya menyetujui versi stabil untuk pengguna umum. Situasi tersebut sempat memicu kritik dari pengguna Galaxy karena Samsung dianggap mulai tertinggal dibanding strategi AI milik Google dan Apple yang bergerak lebih cepat sepanjang 2026.

Kini Samsung mencoba membalikkan situasi lewat One UI 8.5 yang disebut sebagai langkah besar menuju pengalaman Galaxy berbasis AI yang lebih personal dan terhubung antar perangkat.

Salah satu fitur baru yang paling disorot adalah “Now Nudge”, sistem rekomendasi berbasis AI yang dapat memprediksi tindakan berikutnya yang kemungkinan ingin dilakukan pengguna tanpa perlu berpindah aplikasi.

Samsung juga meningkatkan kemampuan AI Agent untuk membantu menjalankan tugas berulang secara otomatis serta menyederhanakan navigasi sistem operasi.

Dari sisi tampilan, One UI 8.5 membawa desain blur baru, animasi yang lebih halus, elemen antarmuka mengambang, hingga opsi kustomisasi tambahan pada Quick Panel, lock screen, dan wallpaper.

Samsung mengklaim perubahan tersebut membuat pengalaman penggunaan terasa lebih ringan, responsif, sekaligus tetap hemat baterai.

Selain itu, Samsung juga memperluas konektivitas antar perangkat Galaxy. Fitur Quick Share kini mendapat kompatibilitas lebih luas dengan integrasi yang lebih erat antara smartphone, tablet, PC, dan perangkat Galaxy lainnya.

Beberapa model terbaru bahkan mulai mendukung sistem berbagi file yang kompatibel dengan AirDrop, meski fitur tersebut disebut bergantung pada perangkat dan wilayah tertentu.

Samsung juga membawa sejumlah fitur AI yang sebelumnya eksklusif untuk Galaxy S26 ke perangkat flagship generasi lama melalui One UI 8.5. Strategi ini dilakukan untuk menjaga pengguna tetap berada dalam ekosistem Galaxy.

Sumber: