Rute Manado–Taipei Dibuka, Bandara Samrat Perkuat Peran sebagai Gerbang KTI
--
DISWAY.ID, Manado- General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Bandar Udara Internasional Sam Ratulangi (Samrat) Manado, Sulawesi Utara, Radityo Ari Purwoko menegaskan komitmen pihaknya dalam memperkuat konektivitas internasional. Langkah ini dilakukan untuk memantapkan Bandara Samrat sebagai pintu gerbang Kawasan Timur Indonesia (KTI).
"Dibukanya kembali rute internasional dari Bandara Samrat Manado, merupakan momentum penting untuk pengembangan trafik penerbangan internasional untuk KTI," kata Radityo, di Manado, Kamis.
Ia menyampaikan apresiasi atas beroperasinya penerbangan perdana rute baru Manado–Taipei (Taiwan) oleh maskapai TransNusa pada 15 Februari 2026. Menurutnya, kehadiran rute ini semakin memperkuat posisi Bandara Samrat sebagai gerbang berbagai sektor menuju Indonesia bagian timur.
"Hal ini menjadi langkah strategis dalam memperluas jaringan konektivitas internasional serta memperkuat posisi Bandara Samrat Manado," katanya.
Radityo menambahkan, pihaknya terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan operasional dengan mengutamakan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan penumpang. Selain itu, Bandara Samrat juga memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan penerbangan guna memastikan kelancaran operasional rute internasional.
"Konektivitas internasional sangat strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di Sulawesi Utara," ujarnya.
Maskapai TransNusa dengan nomor penerbangan 8B-702 resmi membuka rute internasional dari Bandar Udara Internasional Taiwan Taoyuan menuju Manado dan sebaliknya. Penerbangan perdana menggunakan pesawat tipe Airbus A320 dengan durasi tempuh sekitar 3 jam 45 menit serta mengangkut 137 penumpang asal Taiwan.
Kedatangan pesawat disambut dengan tradisi Water Salute di Bandara Samrat Manado. Rute ini dijadwalkan terbang satu kali penerbangan dalam lima hari.
Sementara itu, Kementerian Perdagangan melalui Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia Taipei (KDEI Taipei) menyebut penerbangan carter TransNusa rute Taipei–Manado diharapkan menjadi pintu baru peningkatan ekspor Indonesia ke pasar Taiwan melalui optimalisasi kargo udara.
Dalam keterangan resmi Kemendag disebutkan bahwa realisasi rute tersebut merupakan hasil fasilitasi selama satu tahun oleh KDEI Taipei sebagai bagian dari strategi memperkuat konektivitas perdagangan Indonesia–Taiwan.
Kepala KDEI Taipei, Arif Sulistiyo, menyatakan bahwa kehadiran penerbangan langsung ini diharapkan memberi efek berganda bagi sektor pariwisata dan ekonomi Indonesia Timur, sekaligus membuka peluang logistik yang lebih cepat dan efisien bagi para eksportir nasional.
Sumber: