Zelensky Sambut Ide Baru untuk Perdamaian Ukraina-Rusia

Zelensky Sambut Ide Baru untuk Perdamaian Ukraina-Rusia

Perdamaian Ukraina-Rusia, Image: NoName13 / Pixabay--

sulut.disway.id - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyambut gagasan baru yang diajukan oleh utusan Amerika Serikat dalam upaya mencari jalan menuju perdamaian.

Pertemuan tersebut berlangsung hampir satu jam dan dianggap menghasilkan strategi baru terkait format pertemuan, waktu pelaksanaan, serta langkah-langkah konkret untuk mendekatkan penyelesaian konflik dengan Rusia.

Diplomasi Intensif di Tengah Tekanan

Zelensky bertemu dengan Steve Witkoff dan Jared Kushner untuk membahas pembaruan rencana damai 20 poin. Dalam pembicaraan ini, beberapa opsi strategis dianalisis, termasuk pembentukan zona demiliterisasi di wilayah timur dan jaminan keamanan yang diberikan oleh AS, NATO, dan sekutu Eropa.

Presiden Ukraina menekankan bahwa beberapa isu masih sensitif, tetapi pemahaman bersama dengan tim Amerika telah tercapai, dan negosiator Rustem Umerov akan melanjutkan diskusi demi memastikan implementasi rencana damai.

Fokus pada Donbas dan Zona Ekonomi Bebas

Rencana terbaru mencakup opsi zona ekonomi bebas di wilayah Donetsk, sambil tetap menegaskan pengawasan Ukraina atas wilayah yang ditinggalkan pasukannya. Saat ini, Rusia menguasai sebagian besar Donetsk dan hampir seluruh Luhansk, yang menjadi inti dari wilayah Donbas. Zelensky menegaskan bahwa konsesi wilayah tidak dapat dilakukan tanpa jaminan keamanan yang kuat.

Kondisi di Lapangan

Meski diplomasi berjalan, konflik militer tetap aktif. Militer Ukraina menyerang kilang minyak strategis Rusia di Rostov untuk mengganggu suplai bahan bakar operasi Rusia. Sementara itu, Rusia menguasai pemukiman Sviato-Pokrovske, mendekatkan kontrol mereka ke Sloviansk dan Kramatorsk, dua kota terakhir yang masih dipegang Ukraina di Donetsk.

Kesimpulan

Pertemuan terbaru ini menunjukkan bahwa langkah diplomasi dan strategi keamanan sedang dipadukan untuk mendekatkan penyelesaian perang Ukraina-Rusia. Fokus pada jaminan keamanan, pengelolaan wilayah, dan negosiasi yang realistis menjadi kunci untuk mengubah konflik yang berkepanjangan menjadi solusi yang terstruktur dan berkelanjutan.

Referensi:

  • BBC, “Zelensky hails 'new ideas' on peace after talk with US envoys”, 2025.

Sumber: