Portugal vs Spanyol: Ronaldo Berharap Laga Ini Bukan yang Terakhir

Senin 06-07-2026,18:37 WIB
Reporter : Afdal Namakule
Editor : Afdal Namakule

Kapten Timnas Portugal Cristiano Ronaldo berharap laga melawan Spanyol pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 bukan menjadi penampilan terakhirnya di ajang empat tahunan tersebut.

"Mengingat ini akan menjadi Piala Dunia saya yang terakhir, saya harap esok (7/7) tak akan menjadi laga terakhir saya," kata kapten timnas Portugal Cristiano Renaldo dalam jumpa pers sebelum laga 16 besar Piala Dunia 2026 antara Portugal dan Spanyol di "Dallas Stadium", Texas, Amerika Serikat.

Pertemuan Portugal dan Spanyol kembali menghadirkan Derbi Iberia, rivalitas klasik dua negara yang berbagi wilayah Semenanjung Iberia. Selain bertetangga secara geografis, kedua negara memiliki sejarah, budaya, hingga rivalitas panjang yang membuat setiap pertemuan selalu sarat gengsi.

Laga di babak 16 besar Piala Dunia 2026 menjadi Derbi Iberia ke-41 sepanjang sejarah dan merupakan pertemuan kompetitif ke-13 antara kedua negara.

Ronaldo bukan sosok asing dalam duel tersebut. Sejak menjalani Derbi Iberia pertamanya di Euro 2004, ia telah merasakan berbagai hasil, mulai dari kemenangan, kekalahan hingga hasil imbang.

Portugal mengalahkan Spanyol pada fase grup Euro 2004, tetapi kemudian harus menyerah di babak 16 besar Piala Dunia 2010 serta semifinal Euro 2012. Kedua tim juga bermain imbang pada fase grup Piala Dunia 2018 sebelum kembali bertemu di UEFA Nations League 2022.

Pertemuan terakhir berlangsung pada final UEFA Nations League 8 Juni 2025, ketika Portugal keluar sebagai juara usai menang adu penalti.

Portugal Dituntut Lebih Efektif

Secara statistik, perjalanan Spanyol menuju babak 16 besar terlihat lebih meyakinkan dibanding Portugal. La Roja belum terkalahkan dan belum kebobolan, sementara kedua tim sama-sama telah mencetak delapan gol sepanjang turnamen.

Produktivitas serangan Spanyol juga lebih tinggi. Tim asuhan Luis de la Fuente menciptakan lebih banyak peluang, lebih sering memasuki area pertahanan lawan, serta lebih dominan dalam distribusi bola dibanding skuad Roberto Martinez.

Meski demikian, Portugal memiliki keunggulan dari sisi efektivitas penyelesaian peluang. Nilai expected goals (xG) Selecao mencapai 8,83, lebih tinggi dibanding Spanyol yang berada di angka 5,26. Statistik tersebut menunjukkan peluang yang diciptakan Portugal memiliki kualitas lebih baik sehingga lebih berpotensi berbuah gol.

Kedua tim sama-sama mengandalkan serangan dari sisi kiri. Portugal mengandalkan kombinasi Nuno Mendes dengan Pedro Neto, Joao Felix atau Rafael Leao, sedangkan Spanyol bertumpu pada Marc Cucurella dan Alex Baena.

Di lini depan, pertandingan juga diperkirakan menghadirkan duel menarik antara Ronaldo yang telah mengoleksi tiga gol di Piala Dunia 2026 dengan Mikel Oyarzabal yang sudah mencetak empat gol untuk Spanyol.

Peluang Adu Penalti Kembali Terbuka

Pertemuan Portugal dan Spanyol dikenal berlangsung ketat. Sejak Piala Dunia 1934, duel kompetitif kedua tim tidak pernah berakhir dengan selisih lebih dari satu gol.

Tags :
Kategori :

Terkait