DISWAY.ID- Tim SAR gabungan akhirnya menemukan seorang pemuda yang sebelumnya dilaporkan tenggelam di kawasan pemandian air panas Ranolewo, Kecamatan Langowan Utara, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, Kamis. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah proses pencarian yang berlangsung selama dua hari.
"Korban diketahui bernama Faith Kapugu (18), warga Desa Tumaratas, Kecamatan Langowan Barat," sebut Humas Basarnas Sulut, Nuriadin Gumeleng di Manado.
Berdasarkan keterangan, korban dilaporkan tenggelam di lokasi pemandian dengan titik kejadian yang berjarak sekitar 33,79 kilometer dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Manado.
Mengacu laporan Komandan Tim Basarnas Sulut Andre Kembi, pada hari kedua operasi, tim SAR gabungan memulai pencarian sejak pagi hari dengan apel pengarahan pada pukul 07.00 WITA. Selanjutnya, sekitar pukul 07.30 WITA dilakukan penyisiran menggunakan jaring.
Metode penyisiran tersebut dipilih lantaran suhu air di lokasi cukup tinggi, berkisar antara 38°C hingga 45°C, bahkan bisa meningkat lebih panas di dekat sumber, sehingga tidak memungkinkan bagi tim untuk melakukan penyelaman langsung.
“Pada pukul 14.30 WITA, korban berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, kemudian langsung dievakuasi ke RS Budi Mulia Langowan untuk penanganan lebih lanjut,” jelasnya.
Proses pencarian melibatkan berbagai unsur, mulai dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Manado, Polres Minahasa, Polsek Langowan Barat, Koramil Langowan, BPBD Minahasa, RAPI Minahasa, Inavis, pemerintah setempat, hingga masyarakat sekitar.
Sejumlah peralatan turut dikerahkan dalam operasi ini, seperti rescue car, truk personel, rubber boat, perlengkapan medis, alat selam, Aqua Eye, perangkat komunikasi, serta perlengkapan pendukung lainnya.
"Kami mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati saat beraktivitas di lokasi wisata alam, khususnya yang memiliki potensi bahaya seperti sumber air panas," ajak Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Manado (Basarnas Sulut) George Randang. *