Ini Doa Sambut Malam Isra' Mi'raj 27 Rajab

Kamis 15-01-2026,15:11 WIB
Reporter : Afdal Namakule
Editor : Afdal Namakule

DISWAY.ID - Pada bulan Rajab, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak doa dan ibadah kepada Allah SWT. Rajab termasuk salah satu dari bulan-bulan yang dimuliakan dalam Islam, sehingga amalan kebaikan di dalamnya diyakini memiliki keutamaan tersendiri. 

Disebutkan pula bahwa doa yang dipanjatkan pada malam 27 Rajab, yang tahun ini bertepatan dengan Jumat malam Sabtu, 16 Januari 2026, memiliki keistimewaan dan diyakini dapat menjadi wasilah terkabulnya hajat.

Terkait peristiwa Isra’ Mi’raj, para ulama dan ahli sejarah memang memiliki perbedaan pendapat mengenai waktu kejadiannya. Sebagian berpendapat peristiwa tersebut terjadi pada bulan Rajab, sementara yang lain menyebutkan bulan Rabiul Awal atau Rabiul Akhir. 

Meski demikian, dari berbagai pandangan yang ada, pendapat yang paling kuat menyebutkan bahwa Isra’ Mi’raj terjadi pada tanggal 27 Rajab, pada tahun kesepuluh setelah kenabian.

Salah satu amalan yang dianjurkan pada malam 27 Rajab adalah membaca doa khusus sebagaimana disebutkan oleh Syekh Muhammad bin Abdullah bin Hasan al-Halabi al-Qadiri. Doa ini dibaca sebagai bentuk permohonan dan pengharapan kepada Allah SWT agar diberikan kemudahan, keberkahan, serta dikabulkannya segala hajat yang dipanjatkan.

 اللهم إِنِّي أَسْأَلُكَ بِمُشَاهَدَةِ أَسْرَارِ الْمُحِبِّيْنَ، وَبِالْخَلْوَةِ الَّتِي خَصَّصْتَ بِهَا سَيِّدَ الْمُرْسَلِيْنَ حِيْنَ أَسْرَيْتَ بِهِ لَيْلَةَ السَّابِعِ وَالْعِشْرِيْنَ أَنْ تَرْحَمَ قَلْبِيَ الْحَزِيْنَ وَتُجِيْبَ دَعْوَتِيْ يَا أَكْرَمَ الْأَكْرَمِيْنَ 

 

Allāhumma innī as’aluka bi musyāhadati asrāril muhibbīn, wa bil khalwatil latī khashshashta bihā sayyidal mursalīn hīna asraita bihī lailatas sābi’i wal ‘isyrīn an tarhama qalbiyal hazīna wa tujība da‘watī yā akramal akramīn. 

Artinya: Ya Allah, dengan keagungan diperlihatkannya rahasia-rahasia orang-orang pecinta, dan dengan kemuliaan khalwat (menyendiri) yang hanya Engkau khususkan kepada pimpinan para rasul, ketika Engkau memperjalankannya pada malam 27 Rajab, sungguh aku memohon kepada-Mu agar Kau merahmati hatiku yang sedih dan Kau mengabulkan doa-doaku, wahai Yang Maha Memiliki kedermawanan.

Faedahnya Syekh Abdurrahman bin Abdussalam as-Syafi’i (wafat 893 H) dalam salah satu kitabnya, Nuzhatul Majalis wa Muntakhabun Nafaiz, menjelaskan faedah dari doa tersebut. 

Ia mengatakan bahwa siapa saja yang membacanya pada tanggal 27 Rajab, kemudian menyebutkan hajatnya kepada Allah, maka Dia akan mengabulkan segala hajatnya, melapangkan urusannya, dan menghidupkan hatinya ketika hati-hati manusia sudah mulai mati. 

Tata Cara Membaca Doa Malam 27 Rajab

Pertama, shalat sunnah dua rakaat sebagaimana shalat sunnah pada umumnya. Kemudian membaca surat Al-Ikhlas setelah membaca surat Al-Fatihah di rakaat pertama dan kedua. 

Kedua, membaca shalawat kepada Nabi Muhammad saw sebanyak 10 kali.  

Ketiga, membaca doa tersebut, kemudian menyebutkan segala hajat-hajatnya. 

Tags :
Kategori :

Terkait