Persaingan Kursi Rektor Unsrat Memanas: Empat Bacakada Resmi Mendaftar di Hari Ketiga
Prof Roike Iwan Montolalu resmi mendaftar sebagai Bakal Calon Rektor UNSRAT periode 2026–2030, di Manado, Selasa (03/11/2026). ANTARA/HO-Humas. (1)--
MANADO - Persaingan menuju kursi pimpinan tertinggi Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, Sulawesi Utara, periode 2026–2030 kian hangat.
Pada hari ketiga masa pendaftaran, panitia pemilihan mencatat ada empat bakal calon rektor yang resmi menyerahkan berkas persyaratan.
"Di hari ketiga pembukaan pendaftaran calon Rektor Unsrat, ada empat orang sudah mendaftar dengan membawa dokumen resmi, yakni Dr Flora Pricilla Kalalo, Dr Youla Olva Aguw, Dr dr Rocky Wilar, dan Prof Dr dr Grace Debbie Kandou," kata Ketua Panitia Pemilihan Rektor Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, Sulawesi Utara, periode 2026–2030 Prof Arthur Pinaria.
Dengan bertambahnya nama-nama tersebut, akumulasi pendaftar yang masuk ke meja panitia hingga hari ketiga tercatat sudah mencapai lima orang. Sebelum rombongan tersebut mendaftar, Prof Dr Roike Iwan Montolalu telah lebih dulu menyerahkan berkas pendaftarannya.
Adapun proses pendaftaran bakal calon Rektor Unsrat Manado periode 2026–2030 dipusatkan di Auditorium Prof Dr Sumitro Djojohadikusumo, Kampus Unsrat Manado, yang dijadwalkan berlangsung pada 2 hingga 6 November 2026.
"Kami masih menunggu sampai tanggal 6 November 2026," katanya.
Di sisi lain, salah satu pendaftar, Dr Flora Pricilla Kalalo, secara terbuka menyampaikan visiBesarnya untuk memajukan kampus ternama di Sulawesi Utara tersebut.
"Saya ingin membangun infrastruktur Unsrat Manado, terlebih membangun Universitas yang unggul dan jadi perhatian di kawasan Pasifik," katanya usai mendaftar.
Dalam penjelasannya, Flora menekankan komitmennya untuk menghadirkan Rumah Sakit Pendidikan Unsrat Manado serta mendorong peningkatan kesejahteraan para dosen maupun pegawai di lingkungan kampus.
"Yang terpenting juga boleh membawa mahasiswa ketika selesai kuliah, bisa berkompetisi di tingkat nasional dan internasional," katanya.
Ia juga menegaskan bahwa seluruh program dan langkah strategis yang dirancangnya bakal diselaraskan dengan agenda pembangunan nasional pemerintah pusat.
"Semua akan berpedoman pada Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan memperhatikan Renstra Kementerian Pendidikan Tinggi dan Renstra Unsrat," katanya.
Sumber: