Kemenag Sulut Dorong Forum Pelita Cegah Konflik Antarumat Beragama
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Dr H Ulyas Taha saat melantik DPD Forum Pelita Sulut, di Manado, Kamis (29/10/2026). ANTARA/HO-Kemenag. (1)--
Manado – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Dr H Ulyas Taha, mendorong Forum Persaudaraan Lintas Agama (Forum Pelita) mengambil peran aktif dalam menjaga kerukunan sekaligus mengantisipasi potensi konflik di tengah masyarakat.
Menurut Ulyas, keterlibatan tokoh dan umat dari berbagai agama diperlukan untuk memperkuat komunikasi, membangun solidaritas, serta menjaga situasi daerah tetap kondusif.
"Melalui Forum Pelita, diharapkan para tokoh dan umat lintas agama semakin memperkuat kolaborasi dalam menjaga kedamaian, mencegah potensi konflik, dan menumbuhkan kepedulian terhadap sesama," kata Ulyas, di Manado, Jumat.
Ia menegaskan, perbedaan agama dan keyakinan semestinya tidak menjadi penghalang bagi masyarakat untuk hidup berdampingan. Sebaliknya, keberagaman dapat menjadi modal penting untuk mewujudkan Sulawesi Utara yang rukun, damai, dan sejahtera.
Forum Pelita pun diharapkan menjadi ruang untuk mempererat hubungan antarumat beragama, memperkuat solidaritas, serta membangun komitmen bersama dalam merawat persatuan di tengah perbedaan.
Forum Pelita Diminta Hadir dengan Program Nyata
Ulyas berharap Forum Pelita tidak hanya menjalankan fungsi sebagai organisasi formal, tetapi juga mampu menghadirkan kegiatan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Ia mengingatkan bahwa nilai-nilai Pancasila harus menjadi pijakan dalam membangun persaudaraan lintas agama. Prinsip penghormatan terhadap perbedaan, gotong royong, keadilan, dan tanggung jawab bersama dinilai penting untuk menjaga keutuhan bangsa.
Karena itu, Ulyas meminta pengurus Forum Pelita segera menyusun program kerja dan langkah strategis agar keberadaan forum tersebut memberikan kontribusi nyata bagi kehidupan sosial.
“Mari kita bangun persaudaraan ini bersama-sama. Saya mengimbau sekaligus menantang pengurus Forum Pelita untuk segera melaksanakan rapat kerja dan menyusun langkah-langkah strategis. Dengan demikian, forum ini dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tegas Ulyas Taha.
Ia juga menekankan bahwa kerukunan antarumat beragama tidak cukup dibangun melalui kegiatan seremonial maupun pernyataan bersama. Diperlukan tindakan konkret, kepedulian sosial, dialog terbuka, serta kemauan untuk saling memahami dan membantu tanpa membedakan latar belakang keyakinan.
Pada kesempatan itu, Kakanwil Kemenag Sulut turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Manado dan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap kegiatan Forum Pelita.
Sumber: