Kejati Sulut Perkuat Keseragaman Penanganan Perkara Pidana Umum
Pelaksana Tugas Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, Feri Tas. -Kejati Sulut-
MANADO – Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara (Kejati Sulut) menggelar rapat konsolidasi teknis bidang tindak pidana umum sebagai upaya memperkuat kepastian hukum dan menyamakan pola penanganan perkara di wilayah tersebut.
Kegiatan ini menjadi forum bagi jajaran Kejati Sulut dan Kejaksaan Negeri (Kejari) untuk menyelaraskan pemahaman dalam menjalankan tugas penegakan hukum, khususnya terkait penanganan perkara pidana umum.
Pelaksana Tugas Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara Feri Tas mengatakan kepastian hukum dan keseragaman menjadi aspek penting dalam menjalankan penegakan hukum.
"Kepastian hukum dan keseragaman penanganan perkara menjadi landasan penting dalam mewujudkan penegakan hukum yang profesional, berintegritas, dan berkeadilan," kata Feri di Manado, Kamis.
Menurut Feri, prinsip tersebut harus menjadi pedoman seluruh insan Adhyaksa ketika melaksanakan tugas dan kewenangan. Penanganan perkara, kata dia, harus tetap mengacu pada aturan hukum yang berlaku.
"Penanganan perkara harus dilakukan secara profesional, konsisten, dan berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan, dengan tetap memperhatikan prinsip keadilan, kemanfaatan, dan akuntabilitas," ujarnya.
Samakan Persepsi Kejati dan Kejari
Feri menjelaskan rapat konsolidasi teknis tersebut sekaligus dimanfaatkan untuk menyamakan persepsi antara jajaran Kejati dan Kejari di seluruh Sulawesi Utara.
Forum tersebut juga diharapkan dapat memperkuat koordinasi sehingga pelaksanaan tugas bidang tindak pidana umum berjalan lebih terarah dan konsisten.
"Melalui rapat konsolidasi teknis ini diharapkan terwujud kesamaan pemahaman dan pola penanganan perkara yang lebih terarah, peningkatan kualitas koordinasi, serta optimalisasi pelaksanaan tugas dan fungsi bidang tindak pidana umum," katanya.
Jajaran kejaksaan di Sulawesi Utara, lanjut Feri, juga berkomitmen meningkatkan kualitas penegakan hukum yang transparan dan akuntabel. Kepastian hukum, keadilan, serta kemanfaatan bagi masyarakat disebut menjadi bagian yang tetap dikedepankan.
Bahas Kendala Penanganan Perkara
Dalam kegiatan tersebut, peserta tidak hanya menerima pemaparan materi. Diskusi interaktif juga digelar untuk membahas berbagai persoalan yang muncul dalam penanganan perkara.
Peserta bertukar pengalaman, mengidentifikasi kendala, serta membahas langkah penyelesaian berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku.
Keterlibatan sejumlah bidang di lingkungan Kejati Sulut dan unsur peradilan juga memberikan perspektif yang lebih luas mengenai proses penegakan hukum.
Pembahasan mencakup pentingnya keselarasan penerapan hukum, termasuk menjaga profesionalisme dan integritas dalam setiap tahapan penanganan perkara.
Digelar dalam Empat Sesi
Sumber: