Kemenag Sulut Dorong Umat Buddha Perkuat Toleransi dan Kerukunan
Saryono memberikan pembinaan umat Buddha di Manado, Selasa, 29 September 2026. --Kemenag Sulut-
MANADO - Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Sulawesi Utara mendorong umat Buddha memperkuat persatuan, toleransi, dan komunikasi dalam kehidupan beragama. Upaya tersebut dilakukan melalui pembinaan keagamaan secara intensif.
Pembimbing Masyarakat (Pembimas) Buddha Kanwil Kemenag Sulut Saryono mengatakan pembinaan menjadi bagian dari upaya menjaga hubungan harmonis, baik di internal umat Buddha maupun dengan pemeluk agama lainnya.
"Kami melakukan pembinaan kepada umat Buddha dalam upaya memperkokoh tali persaudaraan dan keharmonisan di antara sesama umat beragama," kata dia di Manado, Selasa.
Menurut Saryono, keberagaman merupakan bagian penting dalam kehidupan masyarakat Sulawesi Utara yang perlu terus dijaga sebagai kekuatan untuk mempererat persatuan.
Melalui pembinaan tersebut, Kemenag berharap kerukunan intern umat Buddha tetap terpelihara sehingga kehidupan keagamaan dapat berlangsung secara harmonis, damai, dan saling menghargai.
Dalam kegiatan itu, peserta diajak memahami bahwa perbedaan tradisi, pemikiran, maupun praktik keagamaan tidak semestinya menjadi penghalang dalam membangun persatuan.
Sebaliknya, perbedaan cara pandang dapat menjadi kekuatan apabila disikapi dengan bijaksana, saling menghormati, serta berlandaskan nilai-nilai ajaran Dhamma.
Saryono juga menekankan pentingnya keterlibatan seluruh elemen umat Buddha dalam menjaga kerukunan. Hal tersebut mencakup hubungan di lingkungan internal umat maupun interaksi sosial dengan masyarakat secara luas.
Ia menegaskan bahwa menjaga kerukunan bukan hanya menjadi tugas pemerintah ataupun tokoh agama. Menurutnya, seluruh umat Buddha memiliki tanggung jawab moral untuk ikut menjaga keharmonisan kehidupan bermasyarakat.
Kegiatan pembinaan tersebut diikuti 40 peserta yang mewakili umat Buddha serta berbagai lembaga keagamaan Buddha di Sulawesi Utara. Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) Provinsi Sulawesi Utara turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Keyword: umat Buddha, kerukunan agama, toleransi beragama, Kemenag Sulut, pembinaan keagamaan, Buddha Sulawesi, persatuan umat, keberagaman agama, kehidupan harmonis, Walubi Sulut
Sumber: