Kemenag Pohuwato Perkuat Digitalisasi Layanan Lewat Kunjungan ke Sulut

Kemenag Pohuwato Perkuat Digitalisasi Layanan Lewat Kunjungan ke Sulut

Kemenag Pohuwato Perkuat Digitalisasi Layanan Lewat Kunjungan ke Sulut-KEMENAG. (1)-

MANADO - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo, terus mendorong transformasi digital dalam pelayanan perkantoran. Upaya tersebut dilakukan melalui kunjungan kerja ke Kantor Wilayah Kemenag Sulawesi Utara.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Pohuwato H Rais Abaidata mengatakan kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat penerapan layanan berbasis digital.

"Kami melakukan kunjungan kerja ke Kemenag Sulut dalam rangka penguatan digitalisasi layanan perkantoran untuk meningkatkan pelayanan prima kepada masyarakat," kata Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Pohuwato H Rais Abaidata di Manado, Minggu.

Dalam kunjungan itu, jajaran Kemenag Pohuwato berdiskusi dengan pihak Kemenag Sulut mengenai pelaksanaan tugas serta pengelolaan layanan perkantoran yang memanfaatkan teknologi digital.

Pertukaran informasi juga mencakup pengelolaan administrasi, pelaksanaan pekerjaan, hingga penggunaan teknologi untuk menunjang pelayanan publik.

Rais menyebut kegiatan tersebut tidak hanya berkaitan dengan pengembangan sistem layanan, tetapi juga menjadi momentum mempererat hubungan antarsatuan kerja di lingkungan Kementerian Agama.

Menurut dia, pengalaman dan praktik yang diperoleh melalui kunjungan tersebut dapat menjadi bahan untuk mengembangkan layanan perkantoran yang lebih efektif dan efisien.

Ia berharap kerja sama dan pertukaran pengalaman antarsatuan kerja dapat terus dilakukan, terutama dalam menghadapi perkembangan teknologi yang semakin cepat.

Di sisi lain, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Utara Ulyas Taha menilai transformasi digital menjadi hal yang perlu terus diikuti oleh Kementerian Agama.

Ia mengatakan perkembangan kebutuhan masyarakat terhadap layanan digital harus direspons melalui inovasi agar pelayanan publik dapat diberikan secara lebih fleksibel.

Menurut Ulyas, pemanfaatan teknologi dapat membantu meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat secara berkelanjutan, sekaligus memungkinkan layanan tidak terbatas oleh ruang dan waktu. *

Sumber: