Gubernur Yulius Selvanus Targetkan Ekonomi Sulut Tumbuh 8 Persen pada 2028
Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Yulius Selvanus-DKIPS-
MANADO - Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) optimistis perekonomian daerah akan terus mengalami pertumbuhan dalam beberapa tahun ke depan. Gubernur Sulut Yulius Selvanus bahkan menargetkan pertumbuhan ekonomi Sulut dapat mencapai delapan persen pada 2028.
Optimisme tersebut didukung oleh besarnya potensi sumber daya alam yang dimiliki Sulut, mulai dari sektor kelautan hingga pertambangan. Yulius menilai potensi tersebut perlu dikelola secara optimal dengan dukungan sumber daya manusia yang mampu menjaga keberlanjutan pemanfaatannya.
"Kita boleh bersyukur berterima kasih kepada Tuhan di mana sumber daya alam Sulawesi Utara sangat berlimpah baik di dalam air, di atas air sampai dengan di gunung, di hutan, kita semua punya," kata Yulius di Manado, Sabtu 19 September 2026.
Menurut Yulius, pengelolaan sumber daya alam harus dilakukan secara bertanggung jawab agar memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat dan daerah.
"Kalau potensi-potensi ini kita gunakan, Saya percaya ke depan Sulawesi Utara akan bertumbuh. Sesuai harapan kita ke pertumbuhan ekonomi bisa mencapai delapan persen," katanya.
Ia menilai target pertumbuhan ekonomi delapan persen bukan sesuatu yang sulit dicapai apabila berbagai potensi daerah dapat dimanfaatkan secara maksimal.
Salah satu sektor yang menjadi perhatian pemerintah provinsi adalah pertambangan. Yulius menyebut pengelolaan sumber daya mineral dapat menjadi salah satu sumber peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).
"Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menyetujui sebanyak 63 blok wilayah pertambangan rakyat atau WPR untuk Sulawesi Utara, ini akan kita manfaatkan sebaik-baiknya," ujar dia.
Yulius mengatakan potensi pertambangan emas di Sulut dapat memberikan kontribusi besar terhadap penerimaan daerah apabila dikelola dengan baik, termasuk melalui pengawasan yang ketat.
Menurut dia, penerimaan daerah dari sektor mineral diperkirakan dapat mencapai sekitar Rp5 triliun.
"Itu belum termasuk pendapatan asli daerah dari sumber-sumber lainnya," ujar dia.
Pemerintah Provinsi Sulut, lanjut Yulius, telah melakukan perhitungan terhadap target PAD hingga 2028. Ia menyebut peningkatan PAD menjadi salah satu faktor yang diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
"Pemerintah provinsi, kata dia, tekah berhitung di tahun 2028 apabila pendapatan asli daerah sudah mencapai Rp8 triliun maka pertumbuhan ekonomi Sulut di angka delapan persen," katanya menambahkan.
Untuk mencapai target tersebut, Yulius mengingatkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulut agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.
Sumber: