IDI Sulut Turun Jadi 73,03, BPS Dorong Kebijakan Politik Berbasis Data
BPS Sulut-dok Istimewa-
MANADO – Badan Pusat Statistik (BPS) mendorong pemanfaatan data dalam merumuskan kebijakan politik di Sulawesi Utara (Sulut). Langkah itu dilakukan melalui sosialisasi Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) untuk memperkuat pemahaman berbagai indikator demokrasi di daerah.
Kepala BPS Sulut Watekhi mengatakan data IDI dapat menjadi salah satu bahan penting dalam membaca kondisi demokrasi sekaligus menyusun kebijakan yang lebih terukur.
"Melalui sosialisasi Indeks Demokrasi Indonesia (IDI), bisa memperdalam interpretasi indikator strategis sebagai rujukan perumusan kebijakan politik berbasis data," kata Watekhi di Manado, Selasa 1 September 2026.
Berdasarkan data BPS, IDI Sulut pada 2025 tercatat sebesar 73,03. Angka tersebut masih berada di bawah IDI nasional yang mencapai 78,19. Meski demikian, keduanya sama-sama masuk dalam kategori sedang.
Pergerakan IDI Sulut dalam beberapa tahun terakhir juga menunjukkan adanya fluktuasi. Pada 2021, indeks demokrasi Sulut masih berada di angka 80,41, kemudian turun menjadi 78,22 pada 2022.
Setelah itu, IDI Sulut kembali mencatat peningkatan pada 2024 hingga mencapai 81,87. Namun, tren tersebut berbalik pada 2025 ketika nilainya kembali merosot menjadi 73,03.
Kesbangpol Nilai Demokrasi Sulut Sudah Matang
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sulut Johny Suak menilai kondisi demokrasi di Sulut sebenarnya telah berkembang cukup matang.
Menurutnya, masyarakat Sulut memiliki sikap yang relatif santun dalam menghadapi perbedaan, termasuk dalam dinamika politik.
Johny mengakui secara data Sulut sempat masuk dalam kategori rawan pada penyelenggaraan pemilu sebelumnya. Namun, kondisi tersebut tidak sampai mengganggu pelaksanaan pemilu di lapangan.
Ia menyebut seluruh tahapan pemilu tetap berlangsung dengan baik dan lancar.
BPS: IDI Bukan Berdasarkan Opini
Statistisi Ahli Madya BPS Provinsi Sulawesi Utara Sirly Worotikan menjelaskan IDI merupakan indikator komposit yang digunakan untuk mengukur perkembangan demokrasi berdasarkan fakta maupun kejadian yang dikumpulkan melalui metode tertentu.
“IDI adalah indikator komposit yang menunjukkan tingkat perkembangan demokrasi di Indonesia,” ujar Sirly.
Sumber: