Polda Sulut Ingatkan Warga Waspadai Penipuan Catut Nama Pejabat
Kabid Humas Polda Sulawesi Utara (Sulut) Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan. --Polda Sulut-
MANADO - Polda Sulawesi Utara (Sulut) meminta masyarakat lebih waspada terhadap modus penipuan yang mencatut nama pejabat kepolisian.
Imbauan tersebut disampaikan menyusul adanya mutasi sejumlah pejabat di lingkungan Polri yang dinilai berpotensi dimanfaatkan pihak tidak bertanggung jawab untuk menjalankan aksi penipuan.
Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Alamsyah Hasibuan mengingatkan masyarakat agar tidak langsung percaya jika menerima pesan atau telepon dari pihak yang mengaku sebagai pejabat Polri, terutama jika disertai permintaan uang.
"Kami mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya apabila menerima pesan, telepon, maupun permintaan tertentu yang mengatasnamakan pejabat Polri, khususnya yang berkaitan dengan permintaan uang atau bantuan dana," Kata Alamsyah di Manado, Senin.
Menurut Alamsyah, masyarakat perlu memastikan terlebih dahulu apakah informasi maupun permintaan yang diterima benar-benar berasal dari pejabat yang bersangkutan.
"Pastikan terlebih dahulu kebenaran informasi tersebut melalui sumber resmi," imbau Alamsyah.
Ia juga meminta warga melakukan pengecekan dan konfirmasi kepada instansi terkait apabila mendapatkan pesan atau permintaan yang dianggap mencurigakan.
Langkah tersebut penting untuk mencegah masyarakat menjadi korban penipuan dengan modus mencatut nama pejabat. Terlebih, pergantian dan mutasi jabatan di lingkungan Polri dapat dimanfaatkan pelaku untuk meyakinkan calon korban.
Alamsyah menegaskan masyarakat tidak perlu terburu-buru memenuhi permintaan dana sebelum identitas pengirim serta kebenaran informasi dipastikan.
"Masyarakat dapat melakukan konfirmasi melalui kanal komunikasi resmi kepolisian 110 atau mendatangi langsung kantor kepolisian terdekat apabila menemukan adanya indikasi pencatutan nama pejabat untuk kepentingan tertentu," katanya menambahkan.
Sumber: