Gubernur Yulius Dorong Pertanian Sulut Lebih Modern dan Sejahterakan Petani

Gubernur Yulius Dorong Pertanian Sulut Lebih Modern dan Sejahterakan Petani

Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus. -ANTARA/Karel A Polakitan-

MANADO – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menempatkan pembangunan sektor pertanian sebagai salah satu prioritas utama dalam agenda pembangunan daerah. Gubernur Sulut Yulius Selvanus menilai penguatan sektor tersebut penting untuk mewujudkan daerah yang maju, sejahtera, sekaligus berkelanjutan.

"Pemerintah provinsi menempatkan pembangunan pertanian sebagai salah satu prioritas penting dalam mewujudkan Sulawesi Utara yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan," kata Gubernur Yulius di Manado, Minggu 23 Agustus 2026.

Menurut Yulius, pembangunan pertanian tidak cukup hanya berorientasi pada peningkatan produksi. Pemerintah juga harus memastikan kesejahteraan petani ikut meningkat seiring dengan pertumbuhan sektor tersebut.

"Jangan sampai produksi meningkat, tetapi petani tetap miskin. Jangan sampai lahan kita luas, tetapi pangan masih bergantung dari luar daerah. Dan jangan sampai generasi muda melihat pertanian sebagai pekerjaan masa lalu. Kita harus mengubah paradigma tersebut," ujarnya.

Ia mengatakan pertanian harus diarahkan menjadi sektor yang modern, produktif, memberikan keuntungan, sekaligus memiliki daya tarik bagi generasi muda.

Salah satu agenda besar pemerintahannya bersama Wakil Gubernur Victor J Mailangkay adalah memperkuat swasembada pangan di Sulawesi Utara. Upaya tersebut sekaligus diarahkan untuk menjaga ketersediaan pangan masyarakat dan meningkatkan komoditas unggulan daerah.

"Kita harus memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat, sekaligus meningkatkan komoditas unggulan daerah," ujarnya.

Yulius menilai dukungan kepada petani perlu diberikan secara menyeluruh. Hal itu mencakup penyediaan benih dan pupuk, penguatan sistem irigasi, mekanisasi pertanian, akses pembiayaan, hingga jaminan terhadap pasar hasil produksi.

Selain dukungan sarana produksi, pemerintah juga mendorong pemanfaatan teknologi dalam pengembangan sektor pertanian. Menurut Yulius, pertanian masa depan tidak dapat dilepaskan dari pemanfaatan data, teknologi, inovasi, dan digitalisasi.

"Kita juga harus berani menggunakan teknologi. Pertanian masa depan adalah pertanian yang berbasis data, teknologi, inovasi, dan digitalisasi. Teknologi yang tepat, biaya produksi dapat ditekan dan produktivitas dapat ditingkatkan," ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya memperkuat akses pasar bagi hasil pertanian. Menurutnya, pasar yang baik dapat menciptakan nilai tambah sekaligus memastikan manfaat ekonomi dari sektor pertanian kembali dirasakan para petani.

"Kita harus memiliki cara pandang baru bahwa pertanian bukan hanya urusan produksi pangan," kata Gubernur.

Yulius menegaskan, sektor pertanian memiliki peran yang jauh lebih luas bagi Sulawesi Utara. Selain berkaitan dengan ketahanan pangan, pertanian juga berhubungan dengan perekonomian masyarakat, penciptaan lapangan kerja, pengendalian inflasi, pengentasan kemiskinan, hingga masa depan generasi muda di Sulut. *

Sumber: