Lantik Tiga Pejabat Eselon II, Gubernur Sulut Tekankan Integritas dan Profesionalisme

Lantik Tiga Pejabat Eselon II, Gubernur Sulut Tekankan Integritas dan Profesionalisme

Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Yulius Selvanus-DKIPS-

MANADO - Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Yulius Selvanus menekankan pentingnya integritas dan profesionalisme kepada tiga pejabat pimpinan tinggi pratama yang baru dilantik. Ia meminta para pejabat segera beradaptasi dengan tugas baru dan bekerja maksimal untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Dalam pelantikan yang berlangsung di Manado, Gubernur mengatakan setiap pejabat harus mampu membangun komunikasi yang baik, menjadi teladan di lingkungan kerja, serta menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.

"Saya berharap para pejabat baru segera menyesuaikan diri, membangun komunikasi yang baik, menjadi teladan, serta memegang teguh prinsip integritas, profesionalisme, disiplin, loyalitas, dan bertanggung jawab," sebut Gubernur di Manado, Rabu 5 Agustus 2026.

Yulius menjelaskan pelantikan tersebut merupakan bagian dari upaya pembinaan aparatur sekaligus penataan organisasi agar roda pemerintahan berjalan semakin solid, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, penempatan pejabat pada posisi yang sesuai diharapkan mampu mempercepat pelaksanaan berbagai agenda pembangunan sekaligus meningkatkan mutu pelayanan publik.

"Setiap agenda pelantikan adalah bagian dari proses pembinaan dan penataan organisasi. Penempatan pejabat pada posisi yang tepat diharapkan dapat mempercepat pelaksanaan agenda dan program-program pembangunan, serta melahirkan pelayanan publik yang jauh lebih berkualitas," ujarnya.

Gubernur juga memberikan apresiasi kepada seluruh aparatur Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara atas berbagai capaian yang telah diraih, mulai dari tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, pengelolaan keuangan daerah, hingga peningkatan investasi.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa tantangan pembangunan ke depan masih cukup besar sehingga membutuhkan kerja sama dan sinergi seluruh perangkat daerah.

Kepada pejabat yang baru dilantik, Yulius mengingatkan agar jabatan dipandang sebagai bentuk amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, bukan sebagai simbol kehormatan.

"Jabatan bukanlah sebuah fasilitas atau penghargaan untuk dibanggakan, melainkan sebuah amanah dan kepercayaan yang harus dipertanggungjawabkan, baik kepada masyarakat, pemerintah, maupun kepada Tuhan Yang Maha Kuasa," tegasnya.

Usai pelantikan, Gubernur kembali mengajak seluruh jajaran Pemprov Sulut untuk mengesampingkan ego sektoral dan memperkuat kolaborasi agar setiap program pembangunan dapat terlaksana secara optimal.

Dalam pelantikan tersebut, Deicy Paat yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) kini dipercaya memimpin Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi.

Sementara itu, Femmy Suluh yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pendidikan Daerah dilantik sebagai Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Utara.

Adapun Jahja Rondonuwu yang sebelumnya menjabat Kepala Bagian Persidangan Sekretariat DPRD Provinsi Sulawesi Utara kini dipercaya menduduki jabatan sebagai Kepala Dinas Pendidikan Daerah Provinsi Sulawesi Utara. *

Sumber:

Berita Terkait