Sambut HUT ke-81 RI, Klinik Mata SMEC Bitung Gelar Operasi Katarak Gratis

Sambut HUT ke-81 RI, Klinik Mata SMEC Bitung Gelar Operasi Katarak Gratis

Petugas kesehatan Klinik Mata SMEC Bitung saat memeriksa pasien-Humas SMEC-

MANADO - Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Klinik Mata SMEC Bitung kembali menggelar program operasi katarak gratis bagi masyarakat di Kota Bitung, Sulawesi Utara. Program ini diharapkan dapat membantu warga mendapatkan kembali kualitas penglihatan sekaligus meningkatkan taraf kesehatan masyarakat.

Marketing Executive Klinik Mata SMEC Bitung, Ummul Asri Ulandari, mengatakan kegiatan sosial tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap masih tingginya kasus katarak yang menjadi salah satu penyebab kebutaan.

"Hal ini kami lakukan operasi katarak gratis untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Bitung," kata Marketing Executive Klinik Mata SMEC Bitung Ummul Asri Ulandari, di Bitung, Selasa 4 Agustus 2026.

Hadirkan Kemerdekaan Melalui Penglihatan yang Lebih Baik

Menurut Ummul, makna kemerdekaan tidak hanya berkaitan dengan sejarah perjuangan bangsa, tetapi juga memberi kesempatan kepada masyarakat untuk terbebas dari berbagai keterbatasan, termasuk gangguan penglihatan akibat katarak.

Ia mengatakan semangat tersebut menjadi dasar Klinik Mata SMEC Bitung kembali menghadirkan layanan operasi katarak tanpa biaya bagi masyarakat.

"Semangat itulah yang diusung Klinik Mata SMEC Bitung, Sulawesi Utara, dalam memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia," katanya.

Melalui program tersebut, SMEC ingin memberikan akses pelayanan kesehatan mata bagi masyarakat yang selama ini belum mampu menjalani operasi karena kendala biaya maupun keterbatasan akses layanan kesehatan.

Katarak Masih Jadi Penyebab Kebutaan

Ummul menjelaskan katarak hingga kini masih menjadi salah satu penyebab utama kebutaan yang sebenarnya dapat diatasi melalui tindakan operasi.

"Katarak masih menjadi salah satu penyebab kebutaan, sementara hingga saat ini belum ada obat yang dapat menyembuhkannya selain melalui tindakan operasi," katanya.

Ia menambahkan, masih banyak masyarakat yang menunda operasi karena kondisi ekonomi ataupun sulit menjangkau fasilitas kesehatan mata.

"Kami melihat masih banyak masyarakat yang mengalami keterbatasan biaya maupun akses untuk menjalani operasi. Padahal, operasi katarak merupakan satu-satunya solusi agar penglihatan dapat kembali membaik," ujarnya.

Program Kembali Digelar karena Antusiasme Tinggi

Sumber:

Berita Terkait