PLN Kejar Listrik Masuk 8 Desa 3T di Sulut, Target Tuntas dalam Program Lisdes

PLN Kejar Listrik Masuk 8 Desa 3T di Sulut, Target Tuntas dalam Program Lisdes

PLN--

PT PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (Suluttenggo) menargetkan pengaliran listrik ke delapan desa yang berada di wilayah terdepan, terluar, dan terpencil (3T) di Provinsi Sulawesi Utara.

General Manager PLN UID Suluttenggo Usman Bangun mengatakan, hingga saat ini masih terdapat delapan desa di Sulawesi Utara yang belum menikmati layanan listrik dari total 1.839 desa yang ada.

"Dari total 1.839 desa yang ada di Sulut, masih tersisa delapan desa yang belum berlistrik," kata GM PLN Suluttenggo Usman Bangun di Manado, Sulawesi Utara, Sabtu 25 Juli 2026.

Menurut Usman, seluruh desa yang belum teraliri listrik tersebut berada di kawasan 3T, tepatnya di Kabupaten Kepulauan Sitaro dan Kabupaten Kepulauan Sangihe.

"Delapan desa tersebut merupakan porsi pekerjaan PLN," katanya.

Di Kabupaten Kepulauan Sitaro, desa yang menjadi target elektrifikasi meliputi Desa Laingpatehi dan Desa Pumpente. Sementara di Kabupaten Kepulauan Sangihe terdapat enam lokasi, yakni Desa Kahakitang, Desa Dalako Bembanehe, Desa Taleko Batusaiki, Desa Beeng, Desa Para, dan Desa Para I.

Usman menjelaskan, sepanjang 2025 hingga April 2026, Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UP2K) Sulawesi Utara telah berhasil menghadirkan listrik di 28 lokasi. Program tersebut mencakup pembangunan jaringan tegangan menengah (JTM) sepanjang 10,27 kilometer sirkuit (kms), jaringan tegangan rendah (JTR) sepanjang 23,85 kms, serta pembangunan gardu berkapasitas 800 kVA. Seluruh pekerjaan tersebut merupakan penugasan APBN melalui Anggaran Belanja Tambahan (ABT) Tahun 2025.

Untuk 2026, PLN melalui program listrik desa (Lisdes) merencanakan pembangunan infrastruktur kelistrikan di 96 lokasi yang ditargetkan dapat melayani sebanyak 3.143 calon pelanggan baru.

Secara keseluruhan, usulan pembangunan yang diajukan melalui APBN 2026 meliputi pembangunan JTM sepanjang 37,52 kilometer, JTR sepanjang 121,72 kilometer, penambahan kapasitas gardu distribusi sebesar 2.450 kVA, serta pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 1.671 kWp.

Usman menambahkan, hingga saat ini rasio elektrifikasi (RE) PLN di Provinsi Sulawesi Utara telah mencapai 99,40 persen.

Sedangkan, katanya, rasio desa berlistrik (RDB) di Provinsi Sulawesi Utara saat ini telah berada di angka 99,56 persen. *

Sumber: