Polresta Manado Selidiki Kematian Dokter PPDS Adrian Rantung, Dugaan Bullying Diselidiki

Polresta Manado Selidiki Kematian Dokter PPDS Adrian Rantung, Dugaan Bullying Diselidiki

--

MANADO - Polresta Manado mulai melakukan penyelidikan terkait meninggalnya dr. Adrian Rantung, peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesiologi di RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou, Manado. Penyelidikan dilakukan setelah muncul dugaan bahwa korban mengalami perundungan selama menjalani pendidikan.

Kasat Reskrim Polresta Manado Kompol Elwin Kristanto mengatakan proses penyelidikan saat ini masih berlangsung.

"Sementara dalam penyelidikan," kata Kasat Reskrim Polresta Manado, Kompol Elwin Kristanto, dikutip dari Kumparan, Rabu 8 Juli 2026.

Menurut Elwin, penyidik telah menelusuri berbagai informasi yang beredar di media sosial. Polisi juga menjalin koordinasi dengan pihak RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou serta Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) guna mengumpulkan data yang dibutuhkan.

"Kami sementara mengumpulkan dokumen serta meminta keterangan dari sejumlah pihak," jelasnya.

Meski proses penyelidikan berjalan, hingga kini pihak keluarga korban belum mengajukan laporan resmi kepada kepolisian, baik terkait dugaan perundungan maupun dugaan tindak pidana lainnya.

"Hingga saat ini belum ada laporan resmi dari pihak keluarga. Namun demikian, kami tetap melakukan pendalaman terhadap seluruh informasi yang beredar. Apabila nantinya ditemukan fakta, alat bukti, maupun unsur pidana yang cukup, tentu akan kami tindak lanjuti sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku," tegas Elwin.

Ia memastikan penanganan perkara dilakukan secara profesional dengan tetap menjunjung asas praduga tak bersalah. Seluruh langkah penyelidikan, lanjutnya, akan didasarkan pada fakta dan alat bukti yang diperoleh selama proses berlangsung.

Elwin juga meminta masyarakat tidak terburu-buru menarik kesimpulan ataupun menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya.

"Kami mengajak masyarakat untuk menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Kepolisian akan menangani perkara ini secara profesional, transparan, objektif, dan berdasarkan alat bukti," pungkasnya.

Kemenkes Turun Tangan

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah mengirim tim investigasi ke RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou, Manado, untuk menelusuri dugaan kasus perundungan terhadap dr. Adrian Rantung, peserta PPDS Anestesiologi dari Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi (Unsrat).

Kasus ini menjadi perhatian setelah beredar informasi di media sosial yang menyebut dr. Adrian ditemukan meninggal dunia dan diduga mengakhiri hidup akibat tekanan berat selama mengikuti pendidikan spesialis.

Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan Kemenkes RI, Azhar Jaya, menyatakan pihaknya telah mengambil langkah awal dengan mengirim tim pemeriksa ke lokasi.

Sumber: