Manado Mulai Sensus Ekonomi 2026, Warga Diminta Dukung Pendataan hingga Agustus

Manado Mulai Sensus Ekonomi 2026, Warga Diminta Dukung Pendataan hingga Agustus

Wali kota Manado Andrei Angouw bersama Kepala BPS Manado Simon Remiasa saat mencanangkan bukan sensus ekonomi 2026 di Manado, Jumat (19/6/2026). ANTARA/HO-BPS--

MANADO - Pemerintah Kota Manado bersama Badan Pusat Statistik (BPS) resmi memulai rangkaian Sensus Ekonomi 2026. Kegiatan tersebut ditandai dengan pencanangan Bulan Sensus Ekonomi yang digelar bersamaan dengan pembukaan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-403 Kota Manado pada Jumat 19 Juni 2026.

Kawasan Malalayang Beach Walk (MBW) dipadati ribuan warga yang mengikuti jalan sehat sekaligus menyaksikan peluncuran program pendataan ekonomi tersebut.

Wali Kota Manado Andrei Angouw mengatakan Bulan Sensus Ekonomi akan berlangsung selama lebih dari dua bulan dan menjadi bagian dari pelaksanaan sensus secara nasional.

"Pencanangan Bulan Sensus Ekonomi 2026 ini yang akan berlangsung mulai 15 Juni hingga 30 Agustus 2026," kata Wali Kota Manado Andrei Angouw, pada Pembukaan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-403 Kota Manado, Jumat 19 Juni 2026

Ia menjelaskan, proses pendataan akan dilakukan langsung oleh petugas sensus yang mendatangi rumah tangga maupun pelaku usaha di berbagai wilayah Kota Manado.

Andrei berharap masyarakat dapat berpartisipasi aktif dengan memberikan informasi yang dibutuhkan petugas agar hasil sensus dapat menggambarkan kondisi ekonomi daerah secara akurat.

“Kami berharap masyarakat Kota Manado dapat membantu dan menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Data yang dikumpulkan sangat penting untuk mengetahui struktur ekonomi dan karakteristik usaha di setiap wilayah,” ujar Andrei.

Menurutnya, hasil pendataan nantinya akan menjadi salah satu landasan penting bagi pemerintah dalam menyusun program pembangunan serta menentukan kebijakan yang berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi daerah.

Untuk mendukung pelaksanaan sensus, Pemkot Manado berencana memperluas sosialisasi hingga ke lingkungan permukiman dan kompleks perumahan. Langkah tersebut dilakukan agar masyarakat memahami tujuan pendataan sekaligus memberikan akses kepada petugas yang bertugas di lapangan.

Selain itu, Andrei juga menyoroti pentingnya identitas resmi bagi petugas sensus guna menghindari potensi penyalahgunaan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Saya meminta kepada Kepala BPS agar seluruh petugas dilengkapi kartu pengenal resmi sehingga masyarakat dapat mengenali mereka dan menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” katanya.

Sementara itu, Kepala BPS Manado Simon Remiasa menjelaskan proses pengumpulan data akan dilakukan dengan metode door-to-door selama periode sensus berlangsung.

Menurut Simon, petugas akan turun langsung ke lapangan mulai pertengahan Juni hingga akhir Agustus 2026 untuk mendata berbagai aktivitas usaha yang ada di Kota Manado.

Sensus Ekonomi 2026, katanya, akan mendata seluruh sektor usaha di luar sektor pertanian guna memperoleh gambaran yang lebih lengkap mengenai kondisi perekonomian daerah.

Sumber: