BPJS Kesehatan Perkuat Keterbukaan Informasi, Gandeng Media sebagai Mitra Strategis

BPJS Kesehatan Perkuat Keterbukaan Informasi, Gandeng Media sebagai Mitra Strategis

BPJS Kesejahatan--

MANADOBPJS Kesehatan menegaskan komitmennya untuk terus mengedepankan transparansi, responsivitas, dan keterbukaan dalam penyelenggaraan layanan kesehatan kepada masyarakat.

Asisten Deputi Bidang SDM Umum dan Komunikasi Kantor Kedeputian Wilayah X BPJS Kesehatan, Yuliarso Budiman, mengatakan media memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi yang akurat terkait berbagai program dan kebijakan BPJS Kesehatan.

"Kami akan terus menyediakan data yang benar, mengundang, dan berinteraksi, dengan jurnalis semua dalam kegiatan BPJS Kesehatan dan memperlakukan media sebagai bagian dari keluarga besar yang sama-sama berjuang demi kepentingan bersama," kata Yuliarso Budiman dalam lokakarya bersama media di Manado, Sulawesi Utara, Jumat 5 Juni. 

Ia menilai, di tengah arus informasi yang berkembang sangat cepat, media massa menjadi salah satu pilar utama dalam membangun pengetahuan masyarakat. Peran jurnalis, menurutnya, sangat strategis sebagai penghubung antara kebijakan, program, dan kinerja BPJS Kesehatan dengan publik.

Yuliarso menjelaskan bahwa informasi dan pemberitaan yang disajikan secara akurat, berimbang, serta memiliki nilai positif dapat menjadi kekuatan besar dalam mendorong dukungan masyarakat terhadap berbagai upaya pembangunan dan peningkatan layanan.

Meski demikian, ia mengakui perjalanan BPJS Kesehatan dalam memberikan pelayanan tidak selalu berjalan tanpa hambatan.

"Dalam perjalanan kami BPJS Kesehatan melayani dan berkarya, tidak semuanya berjalan mulus. Ada kekurangan, ada tantangan, dan ada hal-hal yang mungkin belum tersampaikan dengan sempurna," ujar Yuliarso Budiman.

Karena itu, lanjut dia, keberadaan jurnalis tidak hanya sebagai penyampai informasi kepada masyarakat, tetapi juga sebagai mitra kritis yang memberikan masukan dan koreksi bagi organisasi.

Di sinilah, kata dia, fungsi besar jurnalis yang bukan hanya sebagai penyebar kabar, tetapi juga sebagai mitra kritis yang mengingatkan, mengoreksi, dan memberi pandangan baru, agar BPJS Kesehatan terus berbenah menjadi lebih baik.

"Sentimen positif maupun masukan yang tajam dari jurnalis semuanya kami terima sebagai bahan bakar untuk meningkatkan kualitas kerja," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Yuliarso juga menekankan pentingnya membangun komunikasi yang lebih erat antara BPJS Kesehatan dan insan pers. Menurutnya, pertemuan bersama jurnalis menjadi sarana untuk memperkuat silaturahmi, membuka ruang diskusi, serta menyamakan persepsi terkait berbagai isu pelayanan kesehatan.

"Kami ingin mendengar langsung harapan, kendala, dan ide dari jurnalis semuanya. Kami juga ingin memastikan setiap informasi yang kami miliki tersalurkan utuh, jelas dan mudah dikemas menjadi berita yang bermanfaat bagi masyarakat luas," sebutnya.

Ia menambahkan, kepercayaan publik terhadap BPJS Kesehatan sangat dipengaruhi oleh bagaimana informasi disampaikan kepada masyarakat. Karena itu, sinergi dengan media dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga kredibilitas sekaligus meningkatkan pemahaman publik terhadap program-program BPJS Kesehatan. *

 

Sumber: