Gubernur Sulut: Gereja Mitra Strategis Pemerintah dalam Membangun Daerah
Perayaan ulang tahun Jemaat Petra Kinilow, Wilayah Lokon Empung, Minggu. -Istimewa-
MANADO - Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menegaskan peran penting gereja sebagai mitra strategis dalam mendukung pembangunan daerah, menjaga persatuan, serta memperkuat nilai-nilai sosial dan spiritual di tengah masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus melalui Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) John Ismail Marentek saat menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun Jemaat Petra Kinilow di Tomohon, Minggu 31 Mei.
Menurutnya, Jemaat Petra Kinilow sebagai bagian dari Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) memiliki kontribusi yang besar dalam perjalanan pembangunan di Sulawesi Utara. Keberadaan GMIM dinilai tidak hanya sebagai lembaga keagamaan, tetapi juga memiliki peran sosial yang kuat dalam menjaga stabilitas daerah.
"Sebagai bagian dari Gereja Masehi Injili di Minahasa atau GMIM, jemaat ini tentunya memiliki kontribusi besar dalam perjalanan pembangunan Sulut," kata Gubernur.
Ia menjelaskan, GMIM selama ini turut memperkuat semangat gotong royong dan berkontribusi dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan, pelayanan sosial, serta pembinaan iman kepada jemaat.
"Pemerintah Provinsi Sulut sangat menghargai peran gereja dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis dan religius," ujarnya.
Lebih lanjut, pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur maupun pertumbuhan ekonomi. Aspek pembentukan karakter, moral, dan spiritual masyarakat juga menjadi bagian penting yang perlu mendapat perhatian bersama.
Karena itu, gereja diharapkan terus melakukan pembaruan dan penguatan visi pelayanan agar mampu menjawab tantangan zaman yang terus berkembang. Penataan program pelayanan juga dinilai penting agar tetap relevan dengan kebutuhan jemaat dan kondisi sosial masyarakat saat ini.
"Gereja perlu terus melakukan pembaruan, penguatan visi, dan penataan program pelayanan agar tetap relevan dengan perkembangan zaman dan dinamika kehidupan jemaat," katanya menambahkan.
Menurutnya, tantangan yang dihadapi masyarakat ke depan akan semakin kompleks. Kondisi tersebut menuntut gereja untuk lebih adaptif, kreatif, dan responsif dalam menjalankan pelayanan, tanpa meninggalkan nilai-nilai iman yang menjadi fondasi utama.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara juga menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan gereja sebagai bagian dari upaya mempercepat pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Pemerintah membutuhkan dukungan moral, spiritual, dan sosial dari gereja, sementara gereja membutuhkan ruang dan dukungan kebijakan agar pelayanan dapat berjalan dengan baik. Sinergi ini, Saya yakini, akan memberikan dampak yang sangat positif bagi kesejahteraan masyarakat, penguatan persatuan, serta kemajuan daerah," ujarnya. *
Sumber: