BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Sulut hingga 7 Juni 2026
Cuaca ilstrasi-ANTARA-
MANADO - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang berpeluang terjadi di sejumlah wilayah Sulawesi Utara dalam sepekan ke depan. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap hujan lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
Koordinator Bidang Operasional Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Karina Husna, mengatakan peringatan dini tersebut berlaku hingga Minggu, 7 Juni 2026.
"BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem hingga 7 Juni 2026," kata Koordinator Bidang Operasional Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Karina Husna di Manado, Minggu 31 Mei 2026
Menurut Karina, kondisi atmosfer saat ini mendukung terbentuknya awan hujan di wilayah Sulawesi Utara. Salah satu faktor pemicunya adalah anomali suhu permukaan laut yang berada pada kisaran minus 1,0 hingga 2,5 derajat Celsius di perairan sekitar Sulut.
Kondisi tersebut berkontribusi terhadap peningkatan massa uap air yang menjadi bahan baku pertumbuhan awan konvektif. Selain itu, adanya belokan angin dan konvergensi di sekitar wilayah Sulawesi Utara juga menyebabkan penumpukan uap air yang semakin mendukung pembentukan awan hujan.
BMKG juga mencatat labilitas atmosfer lokal yang cukup kuat, sehingga berpotensi memicu pertumbuhan awan hujan yang disertai kilat atau petir di sejumlah daerah.
"Waspada potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang, serta peningkatan akumulasi curah hujan harian," kata Karina mengingatkan.
Berdasarkan prakiraan BMKG, pada Senin, 1 Juni 2026, cuaca di sebagian besar wilayah Sulawesi Utara diperkirakan cerah hingga hujan ringan. Namun, potensi cuaca ekstrem mulai meningkat pada Selasa, 2 Juni 2026, terutama di Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Kemudian pada Rabu, 3 Juni 2026, cuaca ekstrem berpeluang terjadi di Kota Manado, Kota Tomohon, Kabupaten Minahasa, Kabupaten Minahasa Selatan, Kabupaten Bolaang Mongondow, dan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.
Potensi serupa diprediksi berlanjut pada Kamis, 4 Juni 2026, yang mencakup wilayah Kota Tomohon, Kabupaten Minahasa, Kabupaten Bolaang Mongondow, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, serta Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan.
Sementara itu, pada Jumat, 5 Juni 2026 dan Sabtu, 6 Juni 2026, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan menjadi daerah yang berpotensi mengalami cuaca ekstrem. Adapun pada Minggu, 7 Juni 2026, potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang diperkirakan terjadi di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Kabupaten Kepulauan Sangihe, dan Kabupaten Kepulauan Talaud. *
Sumber: