OJK Dorong BPR di Sulut Perkuat Pembiayaan untuk UMKM

OJK Dorong BPR di Sulut Perkuat Pembiayaan untuk UMKM

OJK--

MANADO - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta Bank Perekonomian Rakyat (BPR) di Sulawesi Utara terus memperkuat dukungan terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Kepala OJK Sulawesi Utara dan Gorontalo Robert Sianipar mengatakan Perhimpunan Bank Perekonomian Rakyat Indonesia (Perbarindo) memiliki peran penting dalam pengembangan ekonomi masyarakat melalui penyaluran pembiayaan ke sektor produktif.

"Perbarindo memiliki peran dalam pengembangan ekonomi daerah, karena Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dibentuk pertama kali untuk membiayai UMKM," kata Robert di Manado, Selasa 26 Mei. 

Menurut Robert, saat ini terdapat 16 BPR yang beroperasi di Sulawesi Utara dan seluruhnya masih berada dalam status pengawasan normal.

Ia berharap seluruh BPR terus berinovasi dan memperluas pembiayaan bagi sektor produktif agar roda ekonomi di daerah tetap bergerak.

"Di usia Perbarindo yang ke-36 ini, saya minta semua BPR di Sulut saling mendukung, jika ada yang sakit mari kita saling bantu, karena dampaknya bisa ke banyak hal," katanya.

Robert juga memaparkan kondisi industri BPR di Sulut yang dinilai masih cukup baik. Hingga saat ini total aset BPR di Sulut mencapai Rp2,5 triliun dengan penyaluran kredit sebesar Rp1,9 triliun.

Sementara itu, rata-rata pembiayaan yang disalurkan kepada sektor UMKM telah mencapai 25 persen.

Selain mendorong penguatan pembiayaan, OJK juga mengingatkan seluruh pemegang saham, komisaris, dan direksi BPR agar menjalankan fungsi dan tanggung jawab sesuai tugas masing-masing.

Menurut Robert, banyak lembaga keuangan mengalami masalah karena pengelolaan yang tidak berjalan sesuai aturan dan kewenangan.

Perbarindo sebelumnya menggelar kegiatan Fun Walk di Kawasan Megamas, Manado, dalam rangka memperingati HUT BPR-BPRS ke-36 yang diikuti pimpinan dan karyawan BPR se-Sulawesi Utara. *

Sumber: