Gudang Rahasia Solar Subsidi di Minahasa Utara Digerebek, Ribuan Liter BBM Disita

Gudang Rahasia Solar Subsidi di Minahasa Utara Digerebek, Ribuan Liter BBM Disita

Personel Polisi Militer Kodam (Pomdam) XIII/Merdeka berhasil mengamankan sekitar 4,7 ton bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar-Pomdam XIII/Merdeka-

MANADO - Aksi dugaan penimbunan bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis solar di Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara, berhasil dibongkar Polisi Militer Kodam (Pomdam) XIII/Merdeka. Dalam pengungkapan tersebut, petugas menyita sekitar 4,7 ton solar subsidi dari sebuah gudang di Desa Tontalete, Kecamatan Kema.

Kapendam XIII/Merdeka, Sofyan mengatakan pengungkapan kasus bermula dari laporan masyarakat terkait antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU serta dugaan penyalahgunaan BBM subsidi.

"Pengungkapan bermula dari adanya antrean panjang di sejumlah SPBU serta informasi masyarakat terkait dugaan penyalahgunaan BBM subsidi," kata Sofyan di Manado, Selasa.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Danpomdam XIII/Merdeka Novem J Rajagukguk memerintahkan tim yang dipimpin Kasigakkum Pomdam XIII/Merdeka Mayor CPM I Nyoman Riarsa bersama 14 personel untuk mendatangi lokasi yang diduga menjadi tempat penimbunan solar subsidi.

Gudang yang berada di Jalan Kabima, Desa Tontalete, Kecamatan Kema itu diduga milik seorang warga berinisial DHW.

Saat dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan sekitar 4,7 ton BBM subsidi jenis solar di dalam gudang tersebut. Selain itu, empat warga sipil turut diamankan, yakni DHW selaku pemilik gudang, RF sebagai penjaga gudang, serta TG dan SW yang bekerja di lokasi.

Selanjutnya, keempat orang tersebut diserahkan ke Ditreskrimsus Polda Sulawesi Utara untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut. Penyerahan dilakukan langsung kepada Dirreskrimsus Polda Sulut, FX Winardi Prabowo pada Selasa, 12 Mei 2026.

Kapendam menegaskan distribusi BBM subsidi menjadi perhatian serius karena menyangkut kebutuhan masyarakat luas dan stabilitas pasokan energi di daerah.

“Kodam XIII/Merdeka mendukung penuh upaya pemerintah dalam menjaga distribusi BBM subsidi agar benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat. Penyalahgunaan BBM subsidi sangat merugikan rakyat dan dapat mengganggu stabilitas distribusi energi di daerah,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan Pangdam XIII/Merdeka, Mirza Agus memberikan apresiasi kepada jajaran Pomdam XIII/Merdeka atas keberhasilan membongkar dugaan penyalahgunaan BBM subsidi tersebut.

“Pangdam XIII/Merdeka memberikan apresiasi atas respons cepat dan langkah tegas jajaran Pomdam XIII/Merdeka dalam mengungkap dugaan penyalahgunaan BBM subsidi," katanya menambahkan.

Menurut Kapendam, tindakan cepat tersebut menjadi bagian dari komitmen Kodam XIII/Merdeka dalam membantu pemerintah menjaga distribusi BBM subsidi agar tepat sasaran dan tidak dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi maupun industri.

Pihaknya juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan praktik penimbunan ataupun penyalahgunaan BBM subsidi karena dapat merugikan masyarakat lain yang membutuhkan.

 

Kodam XIII/Merdeka bersama aparat terkait disebut akan terus memperkuat pengawasan dan meningkatkan sinergi dengan kepolisian untuk menindak berbagai pelanggaran distribusi BBM subsidi di wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo.

Sumber: