Aktivitas Gempa Gunung Awu Meningkat, Warga Diminta Waspada dan Jauhi Radius 3 Km

Aktivitas Gempa Gunung Awu Meningkat, Warga Diminta Waspada dan Jauhi Radius 3 Km

Gunung Awu-DOK Badan Geologi-

MANADO - Aktivitas kegempaan di Gunung Awu, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, dilaporkan mengalami peningkatan dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi ini menjadi perhatian karena berpotensi memicu aktivitas vulkanik.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat lonjakan jumlah gempa vulkanik dangkal yang signifikan. Data pemantauan menunjukkan peningkatan aktivitas yang perlu diwaspadai masyarakat sekitar.

"Pemantauan kegempaan pada tanggal 4 Mei 2025 menunjukkan terjadinya peningkatan kegempaan pada gempa vulkanik dangkal yang mencapai 74 kejadian," kata Pelaksana Tugas Kepala Badan Geologi, Lana Saria dalam laporan yang dibagikan Kepala Balai Pemantauan Gunung Api dan Mitigasi Bencana Gerakan Tanah Sulawesi dan Maluku, Badan Geologi, Juliana DJ Rumambi, di Manado, Rabu 6 Mei 2026.

Selain itu, pada periode 5 Mei 2025 pukul 00.00 hingga 12.00 WITA tercatat 15 gempa vulkanik dangkal, dua gempa vulkanik dalam, serta 23 gempa tektonik jauh. Hingga kini, gempa berfrekuensi rendah yang biasanya berkaitan dengan pergerakan fluida belum terdeteksi.

Secara visual, aktivitas kawah masih terlihat melalui embusan asap berwarna putih dengan intensitas tipis hingga sedang. Ketinggian asap terpantau berkisar antara 20 hingga 200 meter di atas kubah lava.

Peningkatan aktivitas ini tidak hanya dipengaruhi oleh kondisi internal gunung, tetapi juga diduga berkaitan dengan meningkatnya aktivitas gempa tektonik di wilayah Sulawesi Utara dan Maluku Utara sejak April 2026.

Dengan kondisi tersebut, potensi bahaya seperti erupsi magmatik maupun freatik tetap terbuka. Selain itu, terdapat kemungkinan terjadinya pembongkaran kubah lava apabila tekanan dalam sistem magmatik meningkat secara signifikan.

Status Gunung Awu saat ini masih berada pada Level II atau Waspada. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk tidak memasuki area dalam radius tiga kilometer dari pusat kawah.

Warga juga diimbau tetap tenang dan mengikuti arahan resmi dari Badan Geologi melalui Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, serta tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi.

Sebagai informasi, Gunung Awu merupakan salah satu gunung api aktif di Sulawesi Utara yang dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan tren peningkatan aktivitas, terutama pada gempa vulkanik dangkal. Aktivitas gempa dalam jumlah besar juga pernah terjadi pada Agustus 2024 dengan ratusan kejadian dalam waktu singkat. *

Sumber:

Berita Terkait