Mayoritas Jamaah Haji Sulut 2026 Berusia Lansia, Petugas Diminta Utamakan Pendampingan
Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus membawakan sambutan saat melepas JCH Sulawesi Utara di Manado, Selasa. --Kanwil Haji dan Umroh Sulut-
MANADO - Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sulawesi Utara mencatat mayoritas jamaah calon haji asal daerah tersebut pada musim haji 2026 berasal dari kelompok lanjut usia. Kondisi ini membuat panitia menyiapkan pola pelayanan khusus guna memastikan kenyamanan dan keselamatan jamaah selama menjalankan ibadah.
Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Sulawesi Utara, Wahyudin Ukoli, menyebutkan jumlah calon haji lansia mendominasi dari total peserta yang akan berangkat tahun ini.
"Dari 394 calon haji (calhaj) asal Sulut tahun ini, ada sekitar 200 lebih calhaj yang sudah lanjut usia," kata Wahyudin, di Manado, Jumat.
Dengan tingginya jumlah jamaah berusia lanjut, panitia menyiapkan petugas yang difokuskan untuk memberikan perhatian lebih kepada kelompok lansia. Pendampingan dinilai penting mengingat kebutuhan fisik jamaah usia lanjut cenderung berbeda dibandingkan jamaah usia produktif.
Menurut Wahyudin, seluruh petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Daerah (PPIHD) diminta mengedepankan pelayanan yang humanis dan penuh empati. Pendekatan kekeluargaan menjadi bagian utama dalam pelayanan selama proses keberangkatan hingga pelaksanaan ibadah.
Ia menegaskan bahwa tema pelayanan haji tahun ini menitikberatkan pada kenyamanan jamaah rentan, termasuk lansia, penyandang disabilitas, dan perempuan.
“Saya sampaikan kepada seluruh petugas agar betul-betul melayani jamaah dengan menganggap mereka seperti keluarga dan orang tua kita. Tidak boleh ada yang tidak senyum,” kata Wahyudin.
Selain menyiapkan sumber daya manusia, panitia juga menghadirkan inovasi edukasi di asrama haji. Informasi manasik dan teknis penerbangan kini disampaikan melalui media televisi yang tersedia di setiap kamar jamaah.
Metode tersebut diterapkan agar jamaah tidak perlu berkumpul di aula dalam waktu lama. Dengan begitu, calon haji dapat tetap memperoleh pembekalan tanpa mengurangi waktu istirahat, terutama bagi peserta lanjut usia yang membutuhkan kondisi fisik prima.
Sementara itu, Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, turut meninjau kesiapan jamaah di Asrama Haji Manado. Dalam kesempatan tersebut, ia mengingatkan pentingnya solidaritas antarjamaah selama berada di Tanah Suci.
"Saya hanya minta mari kita saling bantu-membantu, saling mengingatkan seluruh jamaah saat berada di tanah suci," katanya.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara juga memastikan dukungan penuh terhadap keberangkatan jamaah. Pemerintah daerah berencana mengantar seluruh jamaah menuju Bandara Sam Ratulangi Manado sebelum keberangkatan.
Selain itu, gubernur menyatakan akan kembali menyambut jamaah saat mereka pulang ke Sulawesi Utara usai menunaikan ibadah haji.
Sebagai bentuk dukungan tambahan, Pemprov Sulut memberikan bantuan biaya lokal sebesar Rp5 juta kepada masing-masing jamaah calon haji asal Sulawesi Utara. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan kebutuhan perjalanan sebelum keberangkatan menuju Arab Saudi. *
Sumber: