Mendikdasmen Abdul Mu’ti Ingatkan Siswa di Tomohon Hindari Bullying dan Biasakan Hidup Sehat

Mendikdasmen Abdul Mu’ti Ingatkan Siswa di Tomohon Hindari Bullying dan Biasakan Hidup Sehat

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti menyalami siswa yang berjejer di halaman sekolah. -ANTARA/Karel A Polakitan-

Tomohon – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengingatkan para pelajar untuk menjauhi praktik perundungan atau bullying di lingkungan sekolah. Pesan itu disampaikan saat kunjungan ke SMP Katolik Stella Maris Tomohon, Sulawesi Utara.

Dalam arahannya, Abdul Mu’ti menekankan pentingnya membangun hubungan yang harmonis antar-siswa dengan saling menghargai dan tidak menyakiti satu sama lain.

"Semua kita bersahabat, semua kita saudara, karena itu hindari perundungan, hindari berkata yang menyakiti orang lain, hindari berkata yang merendahkan orang lain. Mari kita saling menghormati, mari kita saling memuliakan," ajak Mendikdasmen Abdul Mu'ti di Tomohon, Rabu 22 April 2026. 

Ia juga mendorong para siswa untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman, dengan membiasakan sikap saling tolong-menolong dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, suasana sosial yang sehat di sekolah menjadi fondasi penting dalam menciptakan rasa aman bagi seluruh warga sekolah. Ia bahkan mengajak siswa menjadikan sekolah sebagai tempat yang terasa seperti rumah sendiri.

"Mari kita jadikan sekolah aman, kita jadikan sekolah sebagai rumah kita," ajak Mendikdasmen Abdul Mu'ti.

Selain soal karakter dan hubungan sosial, Abdul Mu’ti turut menyoroti pentingnya pola hidup sehat bagi para pelajar. Ia mengapresiasi adanya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sudah tersedia di sekolah tersebut.

"Di sini sudah tersedia (MBG). Terima kasih. Kita membiasakan makan yang sehat, jangan makan makanan yang merusak kesehatan," kata Mendikdasmen Abdul Mu'ti.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kebiasaan hidup sehat, mulai dari bangun pagi, berolahraga, hingga menjaga keseimbangan antara kesehatan jasmani dan rohani.

"Jadi sehat di sini ada sehat jasmani, ada sehat rohani. Kita membiasakan bangun tidur berdoa memohon kepada Tuhan agar hari-hari kita menjadi hari yang menyenangkan, hari yang diberkati. Malah menjelang tidur, kita berdoa, bersyukur diberikan waktu sehingga bisa beraktivitas dengan sebaik-baiknya," sebut Mendikdasmen.

Lebih jauh, ia menekankan pentingnya kesehatan sosial dengan membangun pertemanan yang baik, hidup rukun, serta menjaga lingkungan sekolah tetap bersih dan sehat.

Dalam kesempatan itu, Abdul Mu’ti juga mengingatkan siswa untuk tekun belajar dan berani menolak ajakan yang bertentangan dengan nilai agama maupun aturan.

"Semua kalian harus sungguh-sungguh gemar belajar. Semua ilmu berguna, semua ilmu bermanfaat, jangan malas. Semua harus berani mengatakan tidak kalau ada yang mengajak melakukan sesuatu yang melanggar agama. Jadilah anak-anak hebat yang punya kemampuan sesuai dengan bidangnya masing-masing," kata Menteri Abdul Mu'ti.

Ia menambahkan bahwa kunci keberhasilan meraih cita-cita adalah menghormati orang tua, guru, serta saling menyayangi sesama teman.

Sumber:

Berita Terkait