1.216 Personel Gabungan Amankan Perayaan Paskah Nasional 2026 di Manado
1.216 Personel Gabungan Amankan Perayaan Paskah Nasional 2026 di Manado-Polda Sulut-
MANADO - Aparat keamanan menyiapkan pengamanan ketat selama rangkaian perayaan Paskah Nasional 2026 yang digelar di Kota Manado, Sulawesi Utara, pada 7–9 April 2026. Sebanyak 1.216 personel gabungan lintas instansi diterjunkan untuk memastikan seluruh kegiatan berlangsung aman dan lancar.
Wakapolda Sulawesi Utara Brigjen Pol Awi Setiyono menyampaikan bahwa kesiapan personel hingga dukungan sarana dan prasarana menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran acara berskala nasional tersebut.
"Kesiapan kesiapan personel serta sarana dan prasarana penting dalam rangka menjamin keamanan dan kelancaran seluruh rangkaian kegiatan," kata Wakapolda di Manado, Rabu 8 April 2026.
Menurutnya, Kota Manado tahun ini mendapat kepercayaan sebagai tuan rumah perayaan Paskah Nasional. Kehormatan tersebut sekaligus membawa tanggung jawab besar untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib dan kondusif.
Perayaan tersebut diperkirakan akan dihadiri puluhan ribu umat Kristiani dari berbagai daerah, termasuk tamu dari luar provinsi serta sejumlah pejabat pemerintah dan tokoh agama tingkat nasional.
"Kami sudah siapkan personel, sarana, dan prasarana guna menjamin keamanan, kenyamanan, dan kondusifitas selama kegiatan berlangsung," tegas Wakapolda.
Ia menjelaskan bahwa penempatan personel telah dirancang secara strategis, terutama di titik-titik yang berpotensi menimbulkan kemacetan, kecelakaan lalu lintas, maupun gangguan keamanan.
Selain itu, koordinasi juga dilakukan dengan berbagai instansi terkait untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminal yang mungkin memanfaatkan momentum keramaian saat perayaan Paskah Nasional.
Dalam pengamanan tersebut, sebanyak 1.216 personel gabungan dilibatkan untuk mengawal seluruh rangkaian kegiatan dari awal hingga selesai.
Pengamanan dilakukan di berbagai lokasi penting, mulai dari area kedatangan di Bandara Sam Ratulangi, hotel tempat para tamu menginap, jalur lalu lintas utama, hingga lokasi pusat kegiatan di kawasan Megamas dan sekitarnya.
Komposisi personel yang dilibatkan terdiri dari 959 anggota Polri, 105 personel TNI, 100 anggota organisasi kemasyarakatan, serta 50 personel dari Dinas Perhubungan.
Pola pengamanan akan dibagi dalam beberapa satuan tugas, seperti satgas pengamanan lokasi, satgas pengaturan lalu lintas, serta tim mobile yang siap bergerak cepat. Tim mobile tersebut terdiri dari personel Brimob dan Dalmas yang disiagakan untuk mengantisipasi situasi darurat.
Selain pengamanan, kepolisian juga menyiapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan yang berpotensi mengalami kepadatan kendaraan. Beberapa titik yang menjadi perhatian antara lain Jalan Piere Tendean, Jalan Ahmad Yani, dan Jalan Sam Ratulangi.
Langkah tersebut diambil untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat selama kegiatan berlangsung.
Sumber: